LAMPUNGONE.CO, TULANG BAWANG BARAT – Pembangunan gedung perpustakaan yang dikerjakan CV Gunung Mauria di Tiyuh Pulung Kencana, kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat, disinyalir tak sesuai standar dalam proses pengerjaan.
Mirhan ketua KWRI Tubaba saat meninjau lokasi pekerjaan mengatakan, pekerjaan proyek pembangunan gedung perpustakaan ini tidak sesuai dengan standar pekerjaan, sebagai contoh, plang proyek tidak ada, P3K dan standar pengaman/keselamatan kerja lainnya, Kamis (2/6).
“Seharusnya pekerjaan gedung perpustakaan ini harus melengkapi standar keamanan, jangan sudah ditegur dulu baru mereka mau dilengkapi,” tegasnya.
Ditempat yang sama, Riko selaku pengawas lapangan mengatakan bahwasannya, terkait anggaran pekerjaan gedung perpustakaan ini dirinya tidak mengetahui. “Saya disini bertugas untuk mengawasi,” singkatnya.
Riko memaparkan bahwasanya dirinya baru saja lulus dari kuliah dan baru ini bekerja. “Kalau pengalaman belum ada, ini pertama kali saya bekerja,” ucap Riko.
Ketika ditanya, berapa rill angka anggaran pekerjaan bangunan perpustakaan tersebut, Riko pun kembali mengucap bahwa kurang lebih Rp9 Miliar lebih dan untuk pekerjaan sendiri diperkirakan serah terima 30 Desember 2022.
Ahmad, selaku konsultan menyampaikan bahwasannya dirinya selaku petugas di lapangan ialah untuk memastikan pekerjaan jangan sampai salah.
“Kalau ada yang salah, kita yang melakukan peneguran. Contoh kalau pekerjaan salah kita tegur, kita beri surat peringatan, jadi kalau teguran kita tidak di gubris, maka kedepan bukan salah kita lagi,” ucapnya.
Lebih lanjut Ahmad mengatakan, saat ini kita sedang melakukan peneguran kepada pihak rekanan secara tertulis dan komunikasi kenapa untuk plang proyek pekerjaan belum dipasang.
“Untuk masa kontrak dimulai dari 13 April sampai 31 Desember, Diharapkan juga pekerjaan ini sesuai Rap dan dapat berjalan dengan baik,” harapnya.









