LAMPUNGONE.CO, TANGGAMUS- Minimnya dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang di berikan pemerintah kepada Sekolah Dasar Negeri 2 Kedaloman, Kecamatan Gunung Alip, kabupaten Tanggamus, karena jumlah murid yang sedikit membuat sekolah kesulitan dalam membayar guru honorer.
Ini dikeluhkan oleh Herjoni kepala SDN 2 Kedaloman saat dijumpai di ruangannya, Kamis (6/5).
Herjoni mengatakan, saat ini guru tetap (PNS) yang ada di sekolahnya hanya berjumlah enam orang yang sebentar lagi akan berkurang dua orang, karena akan memasuki masa pensiun sehingga nantinya pihaknya hanya memiliki empat tenaga pengajar yang tetap.
“Kami berharap kepada pemerintah untuk penambahan guru PNS, karena guru honor terlalu ramai, sehingga anggaran dari BOS tidak bisa menutupi, namun bila guru tetap/PNS yang jelas pembayaran sudah dianggarkan oleh pemerintah daerah,” kata dia.
“Sementara saat ini kami memiliki empat orang tenaga sukarela yang kami bayar masing masing Rp300 000,- itu pun kami sudah merasa keberatan dan hampir tidak terbayar karena tidak sesui dengan jumlah murid yang hanya sedikit 85 siswa/i,” tambahnya.
Pihaknya sangat berharap sekali agar di berikan tenaga pengajar tetap, agar pihaknya tidak kesulitan membayarnya, mengingat jumpai murid yang sedikit, di samping itu terdapat empat kelas yang blm memiliki guru kelas.
Ia pun berharap, untuk empat ruangan kelas agar segera di rehap mengingat kondisi sudah sangat memprihatinkan.
“Meski pun belum lama ini sudah di tengok oleh inspektorat, namun belum juga terdapat tanda tanda untuk perehapan,” tutupnya.









