LAMPUNGONE.CO, BANDAR LAMPUNG- Dampak Elnino, harga beras di pasar tradisional kota Bandar Lampung naik menjadi 14-15Ribu perKg.
Hal itu disampaikan oleh beberapa pedagang sembako yang ada di Pasar Kangkung Teluk Betung Selatan (TBS), salah satunya yaitu Ririn.
Ririn yang merupakan pedagang sembako di pasar Kangkung mengatakan, menurutnya kenaikan harga beras diakibatkan 2 faktor yakni Dampak Elnino dan stok barang beras sedikit
“Kalau menurut saya kemungkinan itu, tapi mudah-mudahan cepet turunlah harga beras ini,” ujar Ririn pedagang sembako.
Lanjutnya, sudah 2-3bulan harga beras ini naik. Sebelumnya harga beras 11-12Ribu perKg, namun sekarang mencapai 14-15ribu Perkg.
“Ada yang murah beras itu yakni beras dari bulog SPHT harganya 5Kg 54ribu cuman barangnya cepet habis,” katanya.
Dalam hal itu, Ririn mengatakan banyak masyrakat mengeluh akibat kenaikan harga beras yang tak kunjung turun.
“Banyak keluhan dari masyarakat jadi mereka ambil jalan alternatif yakni sering oplos beras biar hemat,” katanya.
Kemudian, Vini yang merupakan pedagang sembako di pasar kangkung juga mengatakan hal yang sama yakni kenaikan harga beras dan penurunan daya beli masyrakat.
“Beras masih mahal enggak ada penurunan. Dan ada Penurunan pembeli beras. Harapannya kalau bisa yang terbaik,” kata ibu Vini.
Ditempat yang sama, Ibu Dafa pembeli beras berharap harga turun agar masyrakat dapat terjangkau.
“Kalau bisa harganya turun, apalagi sekarang apa-apanya naik.” Katanya
Ibu dafa juga mengatakan bahwa pihaknya melakukan pengoplosan atau mencampur beras premium dan beras biasa.
“Iya saya lakukan pengoplosan perbandingannya setengah-setengah biar tetep enak,” tandasnya.









