LAMPUNGONE.CO, LAMPUNG SELATAN- Ratusan orang tenaga K2 Kabupaten Lampung Selatan kunjungi kantor DPRD Kabupayen Lampung selatan.
Ratusan orang tersebut merupakan Forum Tenaga K2 yang dimana mereka datang sekitar pukul 13.00 WIB,
Dalam hal itu, Ketua Forum Tenaga K2 Kabupaten Lampung Selatan, Abdul Rohim, S.H., M.H. mengatakan sudah seharusnya pemerintah memperhatikan mereka. Sebab, mereka berstatus K2 dari tahun 2004. Bahkan sudah ada yang pensiun namun tidak mendapatkan pesangon. Rabu (8/1)
“Sudah itu sekarang ini ada teman-teman yang umurnya 50 tahun ke atas, mendekati pensiun,” ujar Rohim kepada wartawan.
Rohim mengatakan kedatangan tenaga K2 dari berbagai instansi ke kantor wakil rakyat karena ingin bersilaturahmi, sekaligus menanyakan tentang penambahan formasi sesuai dengan seleksi kompetensi PPPK tahun 2024. Dan juga Rohim memastikan aksi mereka akan terus berlanjut.
“Kami akan kirim surat ke Komisi II DPR RI, dan Kemenpan. Bila perlu bersurat langsung ke Bapak Presiden,” katanya.
Rohim mengatakan seluruh koleganya sepakat tidak ada aksi mogok kerja. Dia mengatakan tujuan silaturahmi mereka dengan DPRD hanya ingin menanyakan penambahan formasi untuk Kabupaten Lampung Selatan. Kalau alasannya anggaran, pihaknya juga akan bertanya soal itu.
“Bagaimana, sih, penyerapan anggaran kalau memang alasannya anggaran, gitu, kan. Pringsewu saja bisa, loh, 1.790,” katanya.
Lanjutnya, untuk Jumlah tersebut, merupakan PPPK full time atau penuh waktu. Sedangkan Lampung Selatan hanya berjumlah 10 dari 394, jadi sisanya 384 itu adalah rombongan K2 yang mendatangi Kantor DPRD. Rohim menegaskan permintaan adalah penuh waktu dan penambahan formasi.
“Selesaikan K2 ini di seleksi 2024, sudah. Kami cuma minta itu saja, bukan yang lain. Karena sudah belasan, bahkan puluhan tahun kami menunggu,” katanya.
Dan bila ingin berkata jujur, Rohim menyebut mereka sudah bosan dengan seleksi terus menerus. Belum lagi dengan aturan yang berubah-ubah. Pemerintah pusat sebenarnya sudah membuka pintu lebar-lebar dengan membuka banyak formasi. Namun, yang menjadi pertanyaan kenapa Lampung Selatan tidak membuka formasi itu.
“Banyak daerah yang bisa, kenapa Lampung Selatan enggak bisa. Pusat membantu anggaran untuk daerah, tapi kenapa tetap tidak bisa,” katanya.
Rombongan K2 diarahkan ke ruangan Banggar DPRD Lampung Selatan. Menurut rencana, rombongan bakal bertemu dan bersilaturahmi langsung dengan Ketua DPRD, dan juga anggota Komisi.









