LAMPUNGONE.CO,BANDARLAMPUNG.Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Lampung dalam seruan aksi aliansi lampung melawan mendirikan posko pelayanan kesehatan di depan gedung HAM Provinsi Lampung, Senin (1/09/2025).
Langkah ini merupakan bentuk antisipasi jika terjadi hal-hal darurat di lapangan. M. Fajar Selaku ketua Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Lampung mengatakan,
“Iya ini sebagai inisiatif yang kita lakukan untuk PKBI sebagai jaringan organisasi masyarakat sipil, jadi kami coba untuk inisiasi bahwa takut kemungkinan sepeti di Jakarta, pasti nya kan setiap aksi pasti bakal ada manajemen aksinya seperti keos, membarkan dan lain-lain. Maka dari itu kita maksimalikan SDM yang ada tenaga-tenaga kita, relawan-relawan kita, yang ada di layanan kesehatan untuk ada layanan kesehatan di aksi demo ini,” jelasnya.
Saat ini PKBI mengerahkan sekitar 15 personel, dengan target awal 20–25 orang. Relawan yang dikerahkan sebagian besar merupakan remaja dan mahasiswa. Layanan kesehatan yang disiapkan bersifat dasar, seperti tabung oksigen kecil, obat maag cair, obat-obatan umum, hingga perban.
“Kalau untuk mitigasi kita tadi diskusi dulu di kantor, kita infokan ke temen-temen untuk tidak ikut terlibat dalam kerumunan dan kita memantau kalau ada yang terluka kita bantu dan salah satu manajemen kita tidak bawa roda 4 takut nanti bahaya mangkanya bawa kendaraan motor,” tuturnya.
Untuk rujukan pasien, PKBI mengandalkan klinik pratama yang berlokasi dekat dengan titik aksi. “Kalau kondisi pasien tidak bisa ditangani di klinik, maka akan dirujuk ke RS Abdul Moeloek atau rumah sakit kota terdekat,” jelasnya.
PKBI juga telah berkoordinasi dengan tenaga medis dan dokter untuk memastikan penanganan cepat bila ada peserta aksi yang membutuhkan perawatan lebih lanjut.








