Banjir Rendam Tiga Kecamatan, DPRD Desak Penanganan Menyeluruh di Bandar Lampung

  • Bagikan

LAMPUNGONE.CO, Bandarlampung-

Hujan deras yang mengguyur Kota Bandar Lampung pada Kamis malam, 8 Januari 2026, kembali memicu banjir di sejumlah wilayah. Genangan terpantau di Kecamatan Way Halim, Sukarame, dan Sukabumi, memunculkan sorotan tajam dari Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung terkait kesiapan pemerintah dalam menghadapi musim hujan.

Ketua Komisi III DPRD, Agus Djumadi, mengatakan masalah banjir tidak boleh lagi ditangani secara parsial. Ia menegaskan perlunya percepatan langkah teknis karena pemetaan titik banjir sebenarnya telah disusun oleh Dinas Pekerjaan Umum melalui anggaran 2025.

“Pemetaan sudah dibuat, lengkap dari hulu sampai hilir. Mulai dari normalisasi sungai besar sampai perbaikan drainase permukiman. Tapi pelaksanaannya belum menyeluruh dan masih dilakukan bertahap,” kata Agus.

Ia juga menyoroti ketiadaan lanjutan program perbaikan drainase pada tahun anggaran 2026, yang menurutnya berpotensi membuat persoalan banjir terus berulang tanpa solusi jangka panjang.

“Kalau terus ditunda, maka banjir di Bandar Lampung akan terus terjadi dari tahun ke tahun. Harus ada tindakan cepat, bukan hanya rencana,” tegasnya.

Komisi III turut mendorong pemerintah kota untuk memperkuat koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai. Sejumlah sungai yang melintasi Kota Bandar Lampung disebut mengalami sedimentasi berat dan membutuhkan penanganan bersama, bukan hanya intervensi skala kecil di lingkungan warga.

“Penanganan banjir harus utuh. Drainase harus dibenahi, dan sungai yang melintas juga harus ditangani. Tidak bisa hanya salah satu,” ujarnya.

Agus menegaskan DPRD akan terus mengawasi langkah pemerintah agar penanganan banjir berjalan konkret, sistematis, dan tidak berhenti pada sebatas pemetaan.

Penulis: RedEditor: Roni
  • Bagikan