Gempa Bumi Bermagnitudo 5,5 Guncang Tanggamus

  • Bagikan
BMKG mencatat bahwa telah terjadi gempa bumi Bermagnitudo 5,5 Di provinsi Lampung khususnya lokasi gempa ialah kabupaten Tanggamus dan tidak Berpotensi Tsunami (Foto: BMKG)

LAMPUNGONE.CO, BANDARLAMPUNG– Telah terjadi Gempa Bumi Bermagnitudo 5,5 yang mengguncang Provinsi Lampung khususnya Kabupaten Tanggamus pada malam Jumat (6/8) sekitar pukul 18.00 WIB.

Terjadinya bencana alam Gempa Bumi tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat bahwa gempa tersebut berpusat di 106 kilometer barat daya Tanggamus dengan koordinat 6.43 Lintang Selatan (LS)-104.58 Bujur Timur (BT). Jumat (6/8).

BMKG menyebut bahwa gempa dengan kedalaman 10 kilometer itu tidak akan terjadi berpotensi tsunami.

“Tidak berpotensi tsunami,” keterangan dari BMKG.

Kordinator data dan informasi BMKG kelas 1 radin intan 2 Rudi Harianto mengatakan bahwa Guncangan bencana alam gempa bumi tersebut dirasakan di Liwa, Pesisir Barat IV MMI (dirasakan pada siang hari oleh orang banyak yang berada didalam rumah), Bojong Genteng, Palabuhan Ratu, Cibadak, Kota Agung, Bandar Lampung, Krui III MMI (yang dirasakan ialah getaran nyata dalam rumah Seperti getaran seakan akan truk berlaju), Cisarua, Bayah, Natar, Panjang II MMI (Getaran yang dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

Hingga saat ini terdapat kerusakan ringan di Kota Agung berupa dinding bangunan yang retak akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.

“Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,” imbau Rudi Hardianto.

Kemudian, Dian yang merupakan Salah satu warga Antasari kota bandar Lampung mengatakan bahwa gempa tersebut membuat panik warga Antasari yang sedang berada didalam rumah, sehingga warga tersebut berlarian keluar rumah untuk mengamankan diri.

“Ini Gempa kok kerasa banget dua kali, yang pertama pelan yang kedua kok guncangan kerasa banget sampe kaget saya sama keluarga langsung keluar rumah,” ujar Dian.

Ia menjelaskan bahwa awalnya ia sedang siap-siap ingin solat akan tetapi terjadi guncangan gempa yang cukup keras akhirnya ia dan sekeluarga berlarian keluar rumah untuk mengamankan diri.

“Tadi saya baca dari postingan di salah satu sosial media bahwa BMKG mengatakan gempa ini tidak berpotensi Tsunami dan semoga benar tidak akan terjadi apa-apa,“ tandas Dian.

  • Bagikan