5.721 Titik Lubang yang Berada di Sepanjang Jalan Nasional di Lampung Sudah Diperbaiki

  • Bagikan

LAMPUNGONE.CO- BANDAR LAMPUNG –

Dalam mendukung mobilitas masyarakat menjelang Angkutan Lebaran 2026 Sebanyak 5.721 titik lubang yang berada di sepanjang jalan nasional di Provinsi Lampung sudah ditutup, Jum’at (06/03/2026).

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung M Ali Duhari, Progres penutupan lubang di sepanjang jalan nasional di Provinsi Lampung sudah mencapai 79,75 persen.

“Sudah mencapai 79,75 persen, atau sudah ada 5.721 titik lubang yang telah ditutup,” ujarnya.

Ia menambahkan, total jumlah lubang yang ada di sepanjang jalan nasional di Lampung ada sebanyak 7.174 titik lubang. Sehingga sisa lubang yang dalam pengerjaan penutupan lubang ada sebanyak 1.918 titik lubang.

“Jadi pada saat kontrak itu kami melakukan survei karena ini sudah mau masuk arus mudik Lebaran. Setelah disurvei itu total lubang yang ada 6.756 titik lubang, kemudian bertambah menjadi 7.174 titik lubang yang ada di jalan nasional yang memiliki panjang 1.298,48 kilometer dengan 65 ruas,” ungkapnya.

Dalam hal ini, lubang-lubang tersebut terbagi dalam pelaksanaan jalan nasional (PJN) Wilayah I dengan jumlah lubang 2.982 titik dan sudah ditutup 2.496 titik lubang, dan tersisa 598 titik lubang atau progres sudah mencapai 83,70 persen.

Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II memiliki titik lubang sebanyak 3.825 titik, yang sudah ditutup 2.858 titik lubang, dan tersisa 1.320 titik lubang sehingga progres capaian 74,72 persen.

Ia menegaskan, Untuk pelaksanaan di satuan kerja perangkat daerah tugas pembantuan (SKPD-TP) jumlah lubang ada 367 titik dan semuanya telah tertutup sepenuhnya.

“Jumlah lubang yang ada cukup banyak, karena jalan terus lintasi kendaraan. Tapi ditargetkan pengerjaan ini sampai nol lubang sampai 10 hari sebelum Lebaran. Jadi saat ini masih ada yang kami kerjakan dalam menyambut Lebaran hingga waktu yang ditentukan,” tuturnya.

Ia menambahkan, dalam pengerjaan penutupan lubang ada sejumlah tindakan pengerjaan, yakni lubang yang ditutup satu per satu, dan titik lubang yang berdekatan akan ditutup secara bersamaan menjadi satu lubang tambal.

“Penutupan lubang ini dilakukan dengan metode cold milling dengan mengupas lapisan aspal rusak dengan mesin khusus kemudian menambalnya dengan aspal baru,” tambahnya.

Penutupan lubang tersebut dilakukan untuk mencegah ada kecelakaan bagi pengendara kendaraan terutama menjelang Angkutan Lebaran 2026.

Penulis: MiraEditor: Roni
  • Bagikan