Hewan Kurban di Bandar Lampung Dipastikan Dalam Kondisi Sehat dan Aman Dikonsumsi

  • Bagikan

LAMPUNGONE.CO, BANDARLAMPUNG- Menjelang Idul Adha 2026, pemerintah memastikan seluruh hewan kurban di Bandar Lampung dalam kondisi sehat dan aman dikonsumsi, setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi oleh dinas terkait.

Salah satunya yakni hewan kurban sapi di kandang milik Hendra (54) di Jalan MK Baginda, Kelurahan Gunung Sulah, Kecamatan Way Halim, Bandar Lampung, yang hari ini telah dikunjungi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, dan Dinas Pertanian kota Bandar Lampung, Rabu (20/5/2026).

Setelah dilakukan pengecekan oleh petugas, kandang milik Hendra tersebut dipasangi stiker bertuliskan Hewan Ternak Telah Diperiksa dan Dinyatakan Sehat.

Hendra menyebut kandang sapinya telah diperiksa oleh petugas dan diberikan vaksin.

“Tadi orang dari dinas (provinsi dan kota) datang, untuk mengecek kondisi sapi,” ujarnya saat wawancara dikandang sapinya, Rabu (20/5/2026).

Ia mengatakan setelah diperiksa oleh petugas, kandangnya ditempeli stiker.

“Tadi langsung ditempeli stiker. stiker bertuliskan Hewan Ternak Telah Diperiksa dan Dinyatakan Sehat. Dari Dinas Pertanian Kota Bandar Lampung,” ujarnya.

Ia menyebut petugas juga sering memberikan vaksin kepada hewan ternaknya.

“Selain di cek, mereka juga rutin memberikan vaksin. Vaksin PMK sama vaksin lato-lato. Vaksinnya gratis,” ucapnya.

Menjelang Hari Raya Idu Adha 2026, Ia mengaku seluruh sapi miliknya telah habis dipesan pembeli.

Hendra mengatakan, tahun ini dirinya menjual sekitar 10 ekor sapi dengan berbagai jenis.

“Terdiri dari tujuh ekor sapi limosin, satu sapi Bali, satu sapi PO, dan satu sapi Pigeon,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).

“Jumlah ternak tahun ini kurang lebih sama seperti tahun lalu,” sambungnya.

Ia menjelaskan, jenis sapi yang dijual cukup beragam dan disesuaikan dengan kebutuhan pembeli.

“Untuk harga, sapi Bali dipatok Rp 24 juta per ekor, sapi limosin Rp 26 juta, sedangkan sapi PO dijual Rp27 juta per ekor,” ucapnya.

Menurutnya, minat masyarakat terhadap hewan kurban tahun ini masih stabil dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal itu terlihat dari seluruh sapi yang dipeliharanya sudah habis terjual menjelang Idul Adha.

“Sekarang tinggal menunggu jadwal pengantaran ke pemesan,” ujarnya.

Hendra menambahkan, sejauh ini pembeli sapi kurban miliknya didominasi warga Bandar Lampung.

Ia juga memastikan seluruh hewan ternaknya dalam kondisi sehat karena telah menjalani pemeriksaan dari dinas terkait, khususnya Dinas Pertanian Kota Bandar Lampung.

Penulis: RlsEditor: Roni
  • Bagikan