LAMPUNGONE.CO, BANDAR LAMPUNG- Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2022 (Nataru), harga ikan laut di pasar Gudang Lelang Teluk Betung, Kota Bandar Lampung, menaik hingga 30%.
Hal tersebut dikatakan oleh salah satu penjual ikan yang ada di Pasar Gudang Lelang tersebut, bernama Wasiro warga kelurahan Kampung, Kecamatan Bumi Waras. Ia mengatakan bahwa, Pedagang sedang gelisah dikarenakan harga ikan naik hingga 30%.
“Pedagang pada gelisah karena kenaikan mencapai 30%. Misalnya harga ikan sebelumnya itu 17Ribu, sekarang menjadi 30Ribu. Untuk pembeli sih masih tetap stabil tidak ada kendala,” ujar Wasiroh salah satu pedagang ikan.
Lanjutnya, untuk harga ikan tongkol yang biasanya 21Ribu sekarang mencapai 25ribu. Jadi, kita jualnya itu 30ribu dan hanya mengambil untung 5ribu saja kadang tidak ngambil untung hanya jual modal.
“Sekarang ini nelayan hasilnya itu kurang, tetapi untuk peminat ikannya itu banyak. Dan dari situ lah harganya melonjak karena ikannya sedikit. Mungkin juga ikan pada langka ini karena cuaca nya tidak jelas seperti gelombang nya besar segala macem,” katanya.
Wasiroh juga mengatakan bahwa untuk pendapatan yang ia dapati sebelumnya mencapai 5Jt keatas, sekarang hanya 2jt saja, yang artinya menurun tidak seperti sebelumnya.
Kemudian, salah satu Nelayan yang ada di sekitar Gudang Lelang, bernama Salih. Mengatakan bahwa kelangkaan ikan yang terjadi bukan karena cuaca melainkan karena ikan yang tersedia di laut tidak banyak.
“Aslinya kita nelayan tidak berpengaruh masalah gelombang angin yang penting ikannya banyak. Mau gelombang besar kaya apapun kalo ikannya banyak itu gak pengaruh,” kata Salih.
Salih juga menjelaskan bahwa untuk hasil tangkapan sekitar 6Bulan ini banyak ruginya di banding untungnya.
“Kebanyakan rugi sih dari pada lebih. Kalau saya berangkat mencari ikan biasanya 10hari, mulainya itu sekitar pukul 06.00 Pagi sampe jam 19.00 WIB. Dan didalam kapal ini biasanya ada 13-15 orang itu kita mencari ikan sampai Lampung timur, Lampung Barat, Mahitam, Pulau Krakatau, kadang sampai Pulu Jawa Ujung Kulon. Dan biasanya selama 10 hari kita berlayar itu bisa mendapatkan 10ton ikan tapi sekarang ini gak nyampe malah 3ton dan ini sudah lama turun sekitar 6bln,” jelasnya.









