LAMPUNGONE.CO, BANDAR LAMPUNG- Lantaran dua warga terpapar Demam Berdarah Dengue (DBD), Perumahan Green Sukabumi Residen RT 12 LK III Griya Abdi Negara, Kelurahan Sukabumi, berswadaya fogging (pengasapan membasmi sarang nyamuk) (fogging) di perumahan setempat, Kamis (3/2/2022) malam.
Fogging swadaya masyarakat ini guna mengantisipasi dan mewaspadai akan meningkat kasus DBD di perumahan setempat.
Fogging mulai pukul 19.30 WIB ini sampai dengan pukul 20.30 WIB. Warga perumahan setempat sangat antusias terkait fogging tersebut.
Selain pengasapan, masyarakat juga bersih-bersih di lingkungan yang menjadi tempat sarang nyamuk.
Ketua Paguyuban Green Sukabumi Residen, Adithya Noegraha, mewakili Ketua RT 012, Ahyat, mengatakan, warga berswadaya fogging ini guna mengantisipasi dan mencegah serangan nyamuk DBD.
“Fogging ini lantaran dua warga kami telah terjangkit DBD. Pak RT juga telah mengimbau agar kami menjaga lingkungan,” kata ia di sela fogging rumah warga.
Ia menjelaskan, fogging ini juga membantu Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam menanggulangi kasus DBD.
“Pemerintah berjibaku tanggulangi pandemi Covid-19, bahkan DBD. Apalagi ini musim hujan. Nyamuk mulai bersarang karena dua warga kami sudah terserang DBD. Karena itu, kami berpartisipasi membantu pemerintah dalam fogging,” kata Adithya.
Karena itu, ia mengimbau agar warga mencegah dengan cara 3M, yakni Menguras, Menutup dan Mengubur. 3M ini kata ia, salah satu program Kementerian Kesehatan yang bertujuan menekan angka menyebar DBD.
Rahmat, warga setempat, berharap agar pengsapan ini tak ada lagi warga terserang DBD.
“Semoga usaha yang kami lakukan ini bisa meminimalisasi perkembangan dan mengantispasi nyamuk DBD,” harap ia.
Sekadar informasi, DBD ialah penyakit akibat infeksi virus dengue berasal dari gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Bila tak segera ditangani dengan baik, ini dapat menimbulkan kematian.









