LAMPUNGONE.CO, BANDARLAMPUNG- Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, meminta kepala desa (kades) di Lampung menjadi motor menyosialisasikan Kartu Petani Berjaya (KPB) didesanya.
Selain itu, Arinal juga berharap kades dapat menjadi contoh dan teladan menggunakan KPB bagi petani. Ini karena sebagian besar kepala desa/kampung/tiyuh di Lampung juga berprofesi sebagai petani.
“Saya mengajak semua kades maju bersama dan bersinergi membangun desa melalui program ekonomi kerakyatan KPB,” ucap gubernur saat menyerahkan bantuan ambulans untuk 6 desa dan 1 mobil operasional untuk penyuluh pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Lampung di Mahan Agung, Selasa (8/2).
Menurut ia, KPB memiliki banyak manfaat. KPB menjadi sarana produksi, akses, pembiayaan, penanganan panen dan pascapanen, pemasaran hasil, jaminan sosial, jaminan pendidikan pertanian bagi petani yang sukses.
Selain itu, menurut Arinal, petani yang memiliki KPB ada kemudahan dalam meminjam modal di perbankan, yakni melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).
“Saya yang menjamin, misalkan petani mau pelihara kambing, ajukan KUR dengan KPB. Saya jamin KUR petani senilai Rp50 juta, yang bisa diperoleh secara bertahap sesuai dengan jenis usahanya. Tapi digunakan dengan benar,” tegas Arinal.
Penyerahan bantuan ambulan kali ini, Gubernur Lampung menyerahkan bantuan 6 ambulans kepada masing-masing 1 unit untuk Desa Rajabasa Kabuapten Lampung Timur, Desa Gedung Wani Timur Kabupaten Lampung Timur, Desa Sidang Sidorahayu Kabupaten Mesuji, Tiyuh Pulung Kencana Kabuapaten Tulang Bawang Barat, Desa Tri Tunggal Jaya Kabuapaten Tulang Bawang, Desa Mekar Jaya Kabupaten Lampung Selatan.
Lalu 1 mobil operasional kepada Fakultas Pertanian Universitas Lampung untuk mendukung program Klinik Pertanian Keliling.









