LAMPUNGONE.CO, BANDAR LAMPUNG- Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana memberi sambutan pada acara pembukaan Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) kota Bandar Lampung tahun 2023, dengan tema Percepatan Pemulihan Ekonomi, Sosial dan Budaya Daerah melalui Pembangunan Berkelanjutan di aula Semergou, Kamis (10/3).
Pada sambutannya, Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan bahwa, untuk bersama-sama membangun Kota Bandar Lampung dengan dibantunya oleh pemerintah Provinsi dan juga Forkompinda Kota Bandar Lampung.
” Mari kita sama-sama kiat membangun Kota Bandar Lampung, Insyaallah kalau kita bersama-sama, apa yang tidak bisa kita selesaikan. Semua masalah bisa kita selesaikan untuk warga masyarakat, apalagi Kota Bandar Lampung adalah ibukota provinsi kita harus bisa lebih baik dari yang lain,” ujar Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana saat sambutan.
Lanjutnya, Musrenbang yang dilaksanakan pada hari ini merupakan simbol dari perencanaan yang telah dilaksanakan tingkat Kelurahan dan Kecamatan Kota Bandar Lampung. Dan juga, ini merupakan tujuan untuk mendapatkan masukan dan tujuan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), serta sinkronisasi agenda prioritas pembangunan.
“Dalam penyusunan RKPD tahun 2023 ini mengusung tema, percepatan pemulihan ekonomi sosial budaya daerah melalui pembangunan berkelanjutan dengan prioritasnya adalah meningkatkan sumber daya manusia melalui pemantapan pelayanan kesehatan dan pendidikan, dan juga pemantapan infrastruktur Kota Bandar Lampung yang berkualitas untuk masyarakat Kota Bandar Lampung,” jelas Eva Dwiana.
Eva Dwiana juga mengatakan bahwa, dalam waktu dekat pihaknya akan mulai mempercantik Jalan serta Drainase di Kota Bandar Lampung, yang dimana hal tersebut sudah di programkan ketingkat Kelurahan sampai tingkat Kecamatan.
“Insyallah dalam waktu dekat drainase dan juga jalan-jalan yang ada di kota Bandar Lampung akan kita percantik dan juga ada beberapa Playover yang akan kita teruskan untuk percantik Kota Bandar Lampung” Katanya.
Dan juga, dalam waktu dekat pada Bulan Mei 2022. Kota Bandar Lampung akan dijadikan tuan rumah untuk kegiatan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).
“Ini merupakan salah satu Apresiasi bagi kami dan kami minta dukungan dari Provinsi Lampung, mudah-mudahan nanti dengan terlaksananya APEKSI di Kota Bandar Lampung makin orang mengetahui bahwa Kota Bandar Lampung dan juga provinsi Lampung tidak kalah dengan yang lainnya,” katanya.
Kemudian ditempat yang sama, Wakil Gubernur Provinsi Lampung Chusnunia Chalim. Mengatakan akan memberikan apa yang bisa dilakukan untuk membangun Kota Bandar Lampung.
“Kota Bandar Lampung ini kan banyak yang bergantung, jadi kita harus mengerahkan apa yang bisa kita lakukan untuk membangun kota Bandar Lampung. Dan juga, pada tahun 2022 ini, kita harapkan menjadi tahun pemulihan. Dikarenakan, pada tahun sebelumnya yakni tahun 2020-2021 kita tidak Stabil akibat Pandemi Covid-19 yang hampir membuat kita goyang. Tapi, Alhamdulillah dengan kekompakan luar bisa dari 15 Kabupaten Kota kita bisa melewati dan tentunya yang paling didepan adalah Kota Bandar Lampung,” kata Wakil Gubernur Provinsi Lampung Chusnunia Chalim.
Selain itu, Chusnunia Chalim juga menjelaskan terkait pertumbuhan Ekonomi pada tahun 2020 yang sempat berkontraksi -1,67%.
“Alhamdulillah dari -1,67%. Pertumbuhan Ekonomi kita meningkat menjadi 2,79% pada tahun 2021, dan mengalami peningkatan yang sangat signifikan 3,27%, kita harapkan di 2022 jauh lebih melompat dari 2021. Dan untuk tingkat Kemiskinan pada tahun 2020 mencapai 12,34%, sedangkan di tahun 2021 terkoreksi 12,62%, dan untuk diKota Bandar Lampung 11% lebih rendah dari capaian Nasional yakni 9,72% dari periode pengamatan yang sama. Dan juga untuk pembangunan SDM ditunjukkan pada angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada 2021 dengan capainnya di Bandar Lampung 77,58% atau mengalami pertumbuhan. Terhadap capaian tersebut, Pemerintah Provinsi memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya untuk pemerintah Kota Bandar Lampung dan dapat menjadikan referensi bagi kabupaten kota yang lain untuk Indeksi Pembangunan Manusia (IPM),” tandasnya.









