LAMPUNGONE.CO, BANDARLAMPUNG- Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bandar Lampung, Wakhidi, Senin (2/8) menyatakan, sebanyak 230 pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2021 tidak lulus seleksi administrasi.
Ia menjelaskan, dari 49 formasi CPNS ada 1.854 pelamar. Setelah diverifikasi, 1.624 pelamar dinyatakan lolos dan 230 tak lolos.
“Rata-rata kesalahan pelamar sendiri, seperti surat lamaran tak sesuai format pada pengumuman dan pelamar tak pakai tinta hitam,” kata Wakhidi.
BKD juga menemukan surat tanda registrasi (STR) bagi tenaga kesehatan telah habis masa berlaku. Juga kesalahan kualifikasi pendidikan, contohnya, kualifikasi bidan di puskesmas harusnya klinis, namun diunggah pendidik.
“Persyaratan seperti itu imbauan saya dari awal, makanya sesuaikan dengan yang ada di informasi pengumuman. Jangan sampai tidak memenuhi syarat. .
Pihaknya menyiapkan waktu dua hari ada masa sanggah sesuai dengan yang ada pada pengumuman secara online di website https://sscasn.bkn.go.id.
“Untuk sanggah ini bisa diajukan. Seandainya kualifikasi pendidikan benar, tapi yang di-uplaod salah, atau seharusnya ijazah asli yang diunggah, tapi pada sistem fotokopi,” katanya.
Wakhidi mengatakan, untuk pengumuman pelamar lolos seleksi administrasi bisa cek pada website SSCASN.
Untuk formasi PPPK, sambung ia, tak ada pendaftar tak lolos verifikasi. Karena formasi PPPK itu langsung dari Kemendikbud dan dari data tersebut ada 2.827 pelamar lolos semua.
“Formasi PPPK paling diminati yaitu Ahli Pertama – Guru Kelas dengan 888 pendaftar, sedangkan paling sedikit peminat ialah Ahli Pertama – Guru Seni Budaya yaitu 14 orang,” jelasnya
Formasi CPNS paling diminati antara lain formasi Ahli Pertama – Bidan dengan jumlah 559 pendaftar dan Terampil – Bidan sebanyak 505 pendaftar. Sedangkan paling sedikit peminat ialah Ahli Pertama – Dokter Gigi dengan 9 pendaftar.









