LAMPUNGONE.CO, BANDARLAMPUNG- Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana memberikan sambutan Gowes santai dalam rangka HUT BNI Ke-75, di Jl.kartini (Kantor Cabang BNI Tanjung karang) bersama Bambang Hermanto kepala OJK (Otoritasi Jasa Keuangan), Budi Harto Setiawan kepala perwakilan BI (Bank Indonesia) Lampung, Wakil Rektor bidang Umum Asep Sukohar UNILA, Crisna Putra Kadis Perkebunan provinsi Lampung, Sabtu (19/6).
Dalam acara tersebut Eva Dwiana selaku Wali Kota Bandar Lampung mengatakan bahwa berdekatannya HUT Kota Bandar Lampung yang ke-339 dan HUT BNI yang ke-75 dapat memberikan Sinergi kinerjanya dalam UMKM kota Bandar Lampung.
“Mudah-Mudah-mudahan sinergi kinerjanya dengan BUMN semua bisa memberikan spot kepada masyrakat terutama UMKM kota bandar Lampung apalagi tadi bunda udah banyak bicara sama bank BI, BNI, Unila dan BPK agar kedepannya bisa memberikan yang terbaik bagi kota bandar Lampung,” ujar Eva.
Lanjutnya, untuk catatan pinjaman tanpa bunga akan segera di launching dan sudah dicatat ada sekitar 500ribu (lima ratus ribu).
Kemudian, ia juga mengatakan bahwa, Dimasa pandemi seperti ini harus banyak bersyukur dikarenakan walaupun di masa pandemi masih bisa menjalankan program walaupun tidak seperti sebelumnya.
“Alhamdulilah program yang sesuai dengan harapan masyrakat masih tetap berjalan walaupun sedikit-sedikit,” kata Eva.
Kemudian, Pimpinan BNI Tanjung Karang Heri Juhaeri mengatakan bahwa, ia ingin UMKM di Kota Bandar Lampung maju bersama dan dalam memajukan UMKM tersebut ada salah satu produk yang sudah diluncurkan pada hari ini yaitu QRIS.
Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) adalah standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya
“Salah satu produk hari ini adalah ingin UMKM kita itu sudah mulai masuk keskes digital keskes sosialati mangkanya untuk pembelanjaan kedepannya kita sudah dilengkapi dengan QRIS jadi tinggal semua alat pembayaran sudah mulai mudah,” ujar Heri Juhaeri.
Selain itu, menurut Budi Harto Setiawan kepala perwakilan BI (Bank Indonesia) Lampung, mengatakan bahwa QRIS merupakan salah satu program BI (Bank Indonesia).
Dan juga dilihat dari survei UMKM yang telah masuk ke ekosistem digital, UMKM yang masuk dalam ekosistem digital akan lebih bertahan lama apalagi dalam kondisi kritis dikarenakan bisa memasarkan produk-produknya tersebut dengan cara digital termasuk pembayarannya.
“Saya ucapkan terimakasih kepada bunda dan bapak Heri BNI yang telah membuktikan bahwa pembayaran dengan QRIS sangat mudah, apalagi kan dalam masa pandemi ini QRIS sangat praktis karena tidak perlu pegang uang tinggal Scan Barcode di handphode,“ tandas Budi.









