LAMPUNGONE.CO, BANDARLAMPUNG-Pemerintah Kota Bandar Lampung menyiapkan ajang Bandar Lampung Expo 2025 sebagai salah satu strategi untuk mendongkrak pendapatan daerah. Event yang digelar 12–19 Juli 2025 di Gedung Graha Mandala ini ditargetkan mampu menghasilkan kontribusi PAD hingga Rp 2 miliar.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Wilson Faisol, mengungkapkan optimisme terhadap potensi ekonomi dari penyelenggaraan expo tahun ini. Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari peringatan HUT ke-343 Kota Bandar Lampung, tetapi juga dirancang sebagai sarana pemberdayaan ekonomi kerakyatan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membuka ruang lebih luas bagi pelaku UMKM untuk bertemu langsung dengan konsumen. Harapannya, nilai transaksi yang tercipta bisa signifikan dan berdampak langsung terhadap perputaran ekonomi lokal,” ujar Wilson,
Pemerintah kota mengalokasikan dana sekitar Rp 400 juta untuk penyelenggaraan acara ini. Untuk pelaksanaannya, mereka akan bekerja sama dengan pihak event organizer profesional guna memastikan expo berjalan lancar dan menarik.
Wilson menambahkan, lebih dari 100 tenan akan meramaikan kegiatan ini, dengan porsi terbesar berasal dari pelaku UMKM di bidang kuliner. Stand-stand akan diisi oleh pengusaha dari berbagai kecamatan, tidak terbatas pada binaan organisasi perangkat daerah.
“Fokus utama kami memang pada sektor kuliner, karena daya tariknya cukup tinggi di masyarakat. Expo ini akan dikemas semenarik mungkin agar bisa menjadi magnet pengunjung,” jelasnya.
Untuk menambah daya pikat acara, panitia juga menyiapkan hiburan rakyat dan pertunjukan dari artis nasional. Meski demikian, detail mengenai artis yang akan tampil masih dalam tahap finalisasi.
“Intinya, kami ingin menciptakan event yang bukan hanya berkontribusi pada pendapatan daerah, tapi juga membawa kegembiraan dalam suasana ulang tahun kota,” tutup Wilson.








