Tekan Angka Pengangguran, Pemprov Fokuskan Dorong Sektor Pariwisata

  • Bagikan

LAMPUNGONE.CO,BANDARLAMPUNG.

Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Tenaga Kerja terus melakukan antisipasi untuk menekan angka pengangguran, di tengah kondisi ekonomi saat ini, Rabu (17/09/2025).

Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung, Agus Nompitu menjelaskan untuk mengantisipasi maka perlu melakukan sinergi dan kolaborasi dengan seluruh pihak dan komponen-komponen strategis para stakeholder.

“Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Tenaga Kerja juga kita sudah melakukan koordinasi  baik itu dengan forum TSR, kemudian juga teman-teman dari Basnas  dan juga tentu dari mereka yang tergabung dalam dunia usaha  yang sudah kita coba koordinasikan,” jelasnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung Agus Nompitu menjelaskan, salah satu fokus utama adalah mendorong sektor pariwisata yang semakin berkembang di Lampung.

“Sektor pariwisata Lampung ini dari waktu ke waktu sebenarnya terus banyak dikunjungi ya  oleh baik wisatawan Nusantara maupun wisatawan mancanegara yang datang ke berbagai destinasi. Nah disitu juga tumbuh beberapa unit usaha pendukung, misalnya kuliner, hotel yang juga banyak menyerap tenaga kerja ,” pungkasnya

Hal ini dilakukan dengan memperkuat sinergi bersama berbagai pihak, mulai dari Forum TSR, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), dunia usaha, hingga organisasi pengusaha seperti Apindo dan Kadin.

Program pelatihan ini tidak hanya dilakukan di kota, tetapi juga menyasar desa-desa terpencil melalui konsep mobile training unit.

“Kita sudah lakukan pelatihan-pelatihan di desa-desa  Terpencil, terjauh dengan konsep mobile training unit  Jadi kita yang datang ke lokasi itu  Jadi tim kami bersama dengan pihak yang melakukan pelatihan itu langsung ke tempat-tempat desa-desa yang selama ini jauh dari jangkauan  Kita coba mereka untuk dilatih,” tambahnya.

Hingga saat ini, pelatihan telah dilaksanakan di 22 desa dengan jumlah peserta lebih dari 400 orang. Materi pelatihan meliputi bidang kelistrikan, pengelasan, pemasaran, hingga wisata.

Penulis: MiraEditor: Roni
  • Bagikan