Wanita Lanjut Usia Diduga Depresi Terjebur ke Dalam Sumur Sedalan 10 Meter Berhasil Diselamatkan

  • Bagikan

LAMPUNGONE.CO, BANDARLAMPUNG- Seorang wanita lanjut usia berinisial S (50) dilaporkan terjebur ke dalam sumur sedalam kurang lebih 10 meter di kawasan di Jalan Blora Gang Jaya Nomor 22, Kelurahan Segala Mider, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Kota Bandar Lampung, Minggu (1/2/2026) malam.

Mendapat laporan tersebut, tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung bergerak cepat melakukan evakuasi hingga korban berhasil diselamatkan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, menjelaskan pihaknya melakukan evakuasi orang dari sumur.

“Pelapor sekaligus pihak keluarga Herman (47). Laporan kejadian diterima oleh Damkarmat Kota Bandar Lampung pada pukul 18.37 WIB,” ujarnya, Senin (2/2/2026).

Menurut keterangan saksi-saki di lokasi, korban diduga mengalami gangguan depresi.

Ia menjelaskan menurut keterangan saksi dan keluarga peristiwa serupa diketahui telah terjadi sebanyak dua kali.

Pada kejadian ini, korban berjalan menuju rumah tetangga yang sedang kosong karena mengalami halusinasi berupa panggilan suara. Lalu membuka penutup sumur yang terbuat dari asbes dan menjatuhkan diri ke dalam sumur.

“Korban pertama kali diketahui oleh tetangga saat hendak menyalakan lampu rumah. Warga kemudian segera melapor ke Damkarmat Kota Bandar Lampung,” ujarnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Damkarmat Bandar Lampung langsung menerjunkan 7 personel penyelamatan ke lokasi.

Proses evakuasi dilakukan menggunakan peralatan khusus vertical rescue, mengingat kedalaman sumur mencapai sekitar 10 meter dan kondisi lokasi yang sempit serta minim penerangan.

Peralatan yang digunakan dalam operasi penyelamatan ini meliputi helm keselamatan, satu set alat vertical rescue, sarung tangan, senter, serta perlengkapan P3K.

Setelah hampir satu setengah jam proses penyelamatan berlangsung, korban akhirnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk mendapatkan penanganan lanjutan.

Proses evakuasi dinyatakan selesai pada pukul 19.55 WIB.

Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar, khususnya sumur terbuka atau lokasi berisiko yang berada di area permukiman.

“Bagi keluarga yang memiliki anggota dengan riwayat depresi atau gangguan psikologis, kami mengimbau agar dilakukan pengawasan lebih ketat dan segera berkoordinasi dengan pihak kesehatan maupun aparat setempat. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” tegas Anthoni.

Ia juga meminta warga tidak ragu menghubungi Damkarmat apabila terjadi kondisi darurat yang membahayakan keselamatan jiwa..

“Karena layanan pemadam kebakaran tidak hanya menangani kebakaran, tetapi juga penyelamatan dan evakuasi warga,” tukasnya.

  • Bagikan