LAMPUNGONE.CO, BANDARLAMPUNG- Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, menegaskan, Lampung terdapat empat akses pintu masuk dan keluar untuk berlalu-lalang tamu dan masyarakat. Hal itu sulit mencegah Covid-19 naik karena bermunculan dari luar daerah Lampung.
Penegasan Arinal Djunadi itu saat ia memberikan sambutan pada Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Indonesia (IKABI) ke-24 di Hotel Novotel Bandar Lampung, Rabu (9/3).
Meski begitu kata Arinal, sekalipun Covid-19 menerjang Indonesia dan Lampung, provinsi ini menjadi produksi pangan tertinggi di Indonesia. Pertumbuhan ekonomi Lampung cukup bagus dan menjadi tertinggi di pulau Sumatera.
Ia memimpin Lampung sudah mencapai dan mendapat 36 penghargaan dari pemerintah pusat, termasuk pada bidang kesehatan.
Arinal mengapresiasi dinas kesehatan (dinkes) provinsi dan kabupaten/kota sudah bagus dan punya kemampuan mumpuni. Sehingga kebutuhan diperlukan masyarakat bisa terpenuhi pada bidang kesehatan.
“Lampung akan memiliki rumah sakit internasional karena ada perintah dan permintaan dari pemerintah pusat,” ungkapnya.
Ketua Panitia Dr. Syahrif Syahrar berterima kasih untuk Provinsi Lampung karena sudah menerima PIT IKABI. Juga memperkenankan menyelenggarakan acara di Lampung ini.
PIT IKABI sudah berlangsung dari 7 Maret yaitu 2 hari lalu, acara sempat tertunda selama 2 tahun karena pandemi Covid-19. Tahun ini bisa melaksanakan atas izin Pemerintah Provinsi Lampung.
PIT IKABI terdiri sepuluh bidang yang tercakup dalam perhimpunan dokter spesialis bedah di seluruh Indonesia.
Hadir dalam acara Kepala Dinkes Lampung, Reihana, Direktur RSUDAM, Wakil Rektor 2 Unila Yusuf Kohar, Ketua Perhimpunan Kesehatan se-Indonesia, Ketua Pengurus Besar PIT IKABI, Chairman of IKABI Prof. DR. Dr. Andi Asadul Islam.









