LAMPUNGONE.CO, BANDARLAMPUNG- Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, menghadiri pengukuhan pengurus DPD Asosiasi Pengelola Pelatihan Tenaga Kerja Indonesia (AP2TKI) Provinsi Lampung periode 2022-2027 oleh Ketua Umum AP2TKI Lolynda Usman di Ruang Graha Lt. III Hotel Nusantara Syariah, Kamis (3/11/2022).
Arinal Djunaidi mengatakan, penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) berkontribusi terhadap perekonomian dan perluasan kesempatan kerja. Selain dapat berkontribusi devisa kepada negara, PMI juga dapat menjadi roda penggerak ekonomi, khususnya bagi keluarga ditempat PMI itu berdomisili.
“Saya berterima kasih kepada para PMI, lembaga pelatihan, dan penempatan tenaga kerja yang telah berkontribusi positif dalam ikut serta mengurangi pengangguran secara langsung. Sehingga masyarakat mendapatkan pekerjaan dan penghasilan, yang berdampak meningkat ekonomi di pedesaan dan Provinsi Lampung umumnya,” ucap ia.
Ia mengatakan, menurut UU No. 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, tujuan perlindungan PMI adalah menjamin pemenuhan dan penegakan hak asasi manusia sebagai warga negara dan menjamin perlindungan hukum, ekonomi, dan sosial PMI dan keluarganya, serta pencegahan terhadap praktik-praktik pemberangkatan PMI nonprosedural.
Karena itu, kata Arinal, untuk melindungi PMI asal Lampung terhadap pelanggaran-pelanggaran oleh oknum, Provinsi Lampung melalui Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung menginisiasi pembentukan Layanan Terpadu Satu Atap Pekerja Migran Indonesia (LTSAPMI).
“LTSA ialah salah satu program perbaikan tata kelola penempatan dan perlindungan PMI dalam upaya pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah wajib memberikan pelayanan pekerja migran secara cepat, murah, mudah, dan transparan,” tegas ia.
Untuk mendapatkan calon pekerja migran professional, Arinal berharap agar setiap calon tenaga kerja harus dibekali dengan kompetensi kerja baik. Ini agar para pekerja dapat bekerja sesuai dengan minat dan bakat, sehingga yang diinginkan pekerja ataupun pengguna tenaga kerja sesuai dengan diharapkan.
Selain dikukuhkan pengurus DPD AP2TKI Lampung, Arinal juga secara langsung melepas 250 PMI asal Lampung.
Menurut Ketua Umum AP2TKI Lolynda Usman, saat ini ada 250 PMI asal Lampung yang telah melalui pelatihan kerja berbasis kompetensi dan telah bersertifikat nasional. Mereka segera berangkat ke luar negeri, di antaranya ke Hongkong, Singapura, dan Malaysia.









