LAMPUNGONE.CO, BANDAR LAMPUNG- PLT Asisten III Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Bandar Lampung, Khaidarmansyah ,mewakili Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana dalam kegiatan penyerahan program BRI peduli (CSR) bantuan sarana dan prasarana penunjang urban farming kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) mekar agung kelurahan sumber agung kecamatan kemiling oleh PT. Bank BRI (Persero) Tbk. Kantor Wilayah Lampung di kantor kelurahan sumber agung. Rabu (15/12).
Dalam hal tersebut, PLT Asisten III Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Bandar Lampung, Khaidarmansyah mengucapkan terimakasih kepada BRI Wilayah Lampung yang sudah memberikan bantuan sarana dan prasarana urban farming kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekar Agung.
“Bantuan CSR BRI berupa pengembangan urban farming bagi Kelompok Wanita Tani (KWT), dan diharapkan dapat mendorong keberadaan urban faming di seluruh Kota Bandar Lampung,” ujar Khaidirmansyah.
Lanjutnya, kegiatan ini bertujuan agar dapat mengedukasi seluruh keluarga untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan urban faming yang hingga nantinya dapat menjadi tambahan penghasilan ekonomi bagi para keluarga tersebut.
“Hendaknya bantuan sarana dan prasarana ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh KWT mekar agung kedepannya,” harapnya.
Khaidirmansyah juga mengatakan bahwa apabila kegiatan tersebut bisa berjalan dengan baik maka akan di anggarkan ke APBD Pemerintah Kota Bandar Lampung.
“Kalau misalnya ini bagus, nanti akan kita lihat lagi, apakah kita anggarkan ke apbd atau kita ajukan lagi CSR kepada pihak-pihak terkait,” katanya.
Kemudian, Dwidjo Soedono selaku Vice Presiden RRM Regional Office BRI Lampung mengatakan bahwa, agar bantuan CSR yang diberikan kepada KWT Mekar Agung dapat dimanfaatkan dengan baik.
“Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian KWT Mekar Agung dan dapat membuka lapangan kerja yang baru bagi masyarakat,” kata Dwidjo.
Dwidjo Soedono juga mengungkapkan, bahwa bantuan yang diberikan kepada KWT Mekar Agung berupa sarana dan prasaran penunjang urban farming senilai 100 juta rupiah.
“KWT Mekar Agung dipilih karena sesuai dengan kriteria, berdirinya KWT Mekar Agung sudah lama, dan tergolong aktif, serta memiliki lahan selebar 500m²,” tandasnya.









