Bupati Mesuji Serahkan Bantuan dari Kementan untuk Petani di Rawa Jitu Utara

  • Bagikan

LAMPUNGONE.CO, MESUJI- Bupati Mesuji Hi. Saply TH secara simbolis menyerahkan bantuan dari Kementeian Pertanian (Kementan) berupa bibit, obat-obatan, dan pupuk untuk para petani se-kecamatan Rawa Jitu Utara. Penyerahan dipusatkan di Balai Desa Sungai Buaya, Kecamatan Rawa Jitu Utara, Kabupaten Mesuji, Jumat (30/4).

Bupati Mesuji Saply TH mengucapkan, selamat kepada masyarakat penerima bantuan dari Kementerian Pertanian berupa bibit, obat-obatan dan pupuk.

Ia menambahkan selain bantuan dari Kementerian Pertanian, Pemerintah Kabupaten Mesuji juga menyalurkan bantuan beras cadangan pangan, yang merupakan salah satu upaya Pemerintah untuk membantu perekonomian warga yang terdampak pandemi Covid-19.

“Mudah-mudahan dengan bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat penerima manfaat,” kata Bupati Mesuji.

Bupati juga mengingatkan kepada masyarakat untuk melakukan adaptasi kebiasaan baru dengan senantiasa melaksanakan protokol kesehatan yang berlaku dalam berbagai kesempatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Pemerintah Kabupaten Mesuji telah menganggarkan bantuan beras sebanyak 186.000 Kilogram yang akan dibagikan kepada masyarakat terdampak Covid-19 di 7 Kecamatan yang ada di Kabupaten Mesuji,” ujarnya.

Pada kesempatan kali ini, kata Bupati di Kecamatan Rawajitu Utara akan didistribusikan beras kepada 2301 KK yang masing-masing menerima 10 kilogram.

“Saya meminta agar bantuan ini benar-benar tepat sasaran atau yang benar-benar sangat membutuhkan sebagai dampak dari Pandemi Covid-19 ini,” tandasnya.

Sementara Camat Rawa Jitu Utara, Samijo juga mengucapkan ribuan terimakasih kepada Bupati Mesuji Hi. Saply TH, atas perhatiannya kepada masyarakat di kecamatan Rawa Jitu Utara.

“Saya selaku Camat Rawa Jitu Utara mewakili masyarakat, khususnya Desa Sungai Buaya mengucapkan banyak terima kasih kepada pak bupati, yang senantiasa selalu memperhatikan masyarakat dengan kepeduliannya telah memberikan bantuan seperti, sembako dan obat-obatan pertanian, walaupun lokasinya jauh ke pelosok akan tetapi tetap sampai,” pungkas Samijo.

  • Bagikan