Bupati Tanggamus Apresiasi Kegiatan Bersih Desa

  • Bagikan

LAMPUNGONE.CO, TANGGAMUS- Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani menghadiri Bersih Desa dengan agenda kenduri atau selamatan Bersih Desa dan pegelaran Wayang Kulit di Pekon Campang, Kecamatan Gisting, Selasa (13/6).

Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani dalam sambutannya mengatakan, dirinya sepenuhnya mendukung serta menyambut gembira, rangkaian kegiatan yang berorientasi sosial dan budaya yang dilaksanakan dalam acara Bersih Desa ini, dimana pelaksanaan Bersih Desa dilakukan setiap tahun, dan tahun ini sewindu sekali dilaksanakan Pagelaran Wayang Kulit, yang nanti malam sama-sama kita saksikan.

“Rangkaian kegiatan ini bagi saya merupakan bukti kepedulian dari aparat pekon dan masyarakat di Campang untuk senantiasa bersama mengingat, mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa, dengan kegiatan yang mendidik, menghibur serta menumbuhkan semangat kebersamaan, sehingga saya berharap bisa dipertahankan serta ke depan mampu ditingkatkan lagi, karena sejalan dengan program pemerintah yang sedang berupaya meningkatkan kesejahteraan sosial bagi masyarakat,” kata bupati.

Dikatakannya, tentunya kegiatan bersih desa yang dilaksanakan ini, bukan hanya sekedar sebagai kegiatan membersihkan desa dari segala kotoran dan sampah. Namun lebih dari itu, kegiatan bersih desa ini juga merupakan salah satu sarana untuk saling melekatkan hubungan antar warga warga Pekon untuk terus saling menumbuhkan jiwa sosial dan rasa gotong royong yang sekarang ini di beberapa tempat telah mulai pudar.

“Saya berharap kegiatan bersih desa ini akan menjadi suatu budaya yang akan terus mengakar dalam masyarakat kita. Karena tentunya masyarakat yang senantiasa menjaga kebersihan lingkungannya akan memberikan dampak yang positif bagi kehidupan masyarakat itu sendiri.

Marilah kita tanamkan Perilaku Bersih dan Sehat, dapat lebih giat menjadi suatu budaya yang akan terus mengakar dalam masyarakat kita,” ujarnya.

Dewi Handajani melanjutkan, karena tentunya masyarakat yang senantiasa menjaga kebersihan lingkungannya akan memberikan dampak yang positif bagi kehidupan masyarakat itu sendiri.

 

Sementara, Kepala Pekon Campang Mujito ketika diwanwancarai mengatakan, kegiatan ini sudah ada sejak jaman nenek moyang terdahulu.

“Sebagai yang muda kita harus meneruskan dan memperjuang adat istiadat nenek moyang kita yang terdahulu, kegiatan ini kita adakan setiap delapan tahun sekali.

Harapannya diadakan kegiatan ini mudah – mudahan para penerus dari pekon campang ini bisa melastarikan kebudayaan nenek moyang kita terdahulu agar jangan sampai punah
,” tukasnya. (Kominfo)

  • Bagikan