Dendi dan Ketua PKK Provinsi Lampung Baksos Kolaborasi Percepatan Penurunan Stunting

  • Bagikan

LAMPUNGONE.CO, PESAWARAN –Dendi Ramadhona Bupati kabupaten Pesawaran, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi bersama Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal berikan bantuan dalam rangka Bhakti Sosial Kolaborasi Percepatan Penurunan Stunting.

Baksos tersebut dilaksanakan dalam rangka Peringatan HUT Provinsi Lampung ke – 59 di Desa Hanura Kecamatan Teluk Pandan pada Selasa (11/O4).

Masyarakat Kecamatan Teluk Pandan mendapatkan bantuan berupa sembako sebanyak 200 paket serta peralatan dapur sehat berupa kompor gas, regulator, dan tabung gas.

Selain itu kegiatan juga diisi dengan pemeriksaan kesehatan, pelayanan kependudukan, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dahsat), pameran produk Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA), dan penukaran uang pemerikasaan kesehatan.

Bupati Pesawaran mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung yang telah memberikan perhatian dengan diselenggarakannya kegiatan pada hari ini.

“Terima kasih kepada Provinsi Lampung yang telah memberikan perhatian kepada Kabupaten Pesawaran melalui kegiatan bakti sosial Kolaborasi Percepatan Penurunan Stunting di Teluk pandan, persoalan stunting telah menjadi agenda pembangunan nasional, dimana Kabupaten Pesawaran juga menjadi salah satu Kabupaten prioritas lokus stunting sejak tahun 2020,” ucap Bupati Dendi.

Dendi menambahkan dalam strategi nasional penanggulangan stunting telah ditetapkan 5 pilar pencegahan stunting.

“Antara lainKomitmen dan visi kepemimpinan, Kampanye nasional dan Komunikasi perubahan prilaku, Konvergensi, Koordinasi dan Konsolidasi program Pusat, daerah dan Desa, lalu Ketahanan pangan dan Gizi, dan terakhir pemantauan serta evaluasi,” imbuhnya.

Dendi mengharapkan para Ka.UPT Puskesmas untuk dapat menghimbau Bidan Desa dan petugas gizi puskesmas agar bersama-sama dengan kader di masing-masing desa untuk melakukan penelusuran, penemuan bayi dan balita yang berpotensi stunting.

“Yaitu Balita yang 2 bulan berturut-turut berat badan tidak naik, balita dengan gizi kurang dan gizi buruk, balita penderita TBC kronis, Balita dengan gangguan metabolisme,” harapnya.

Bupati yang juga Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung ini juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas peran serta seluruh komponen masyarakat, perangkat pemerintah daerah dan segenap elemen pemangku kepentingan dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting di Kabupaten Pesawaran Bumi Andan Jejama.

“Semoga Kabupaten Pesawaran Tahun 2023 ini dapat menurunkan angka stunting secara maksimal dengan pendekatan edukatif, tegas, komprehensif, sistemik dan konsisten,” tutupnya seraya menutup sambutannya.

Dalam kesempatan itu Riana sari Arinal,juga mengatakan Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung bersama dengan OPD terkait membuat program Desa Model Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) serta Konvergensi Penanganan dan Pencegahan Stunting di 15 Kabupaten/Kota yang kami beri nama DESA SIGER (bebas StuntinG, pEduli anak, dan ramah peRempuan).

“Desa model ini, diharapkan akan menjadi contoh ideal kelembagaan atau kegiatan yang seyogyanya ada di dalam suatu desa sebagai satuan unit pemerintah terkecil. Pada tahun 2022 Desa SIGER Kabupaten Pesawaran di Desa Cipadang dan Tahun 2023 ini di Desa Harapan Jaya,” timpalnya.

Tak lupa juga ia sampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bupati beserta seluruh jajaran dan seluruh masyarakat Kabupaten Pesawaran. Beliau berharap melalui kegiatan ini dapat menjadi penguatan dan penyemangat Kabupaten Pesawaran untuk menurunkan Angka Prevalensi Stunting bahkan menjadi Kabupaten Bebas Stunting.

  • Bagikan