Dinas Perkebunan dan Peternakan Lampung Barat Gelar Konservasi Tanah di Lahan Kopi Perbukitan

  • Bagikan

LAMPUNGONE.CO,LAMPUNG BARAT – Upaya menjaga keberlanjutan produktivitas kopi terus dilakukan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Lampung Barat. Salah satunya melalui kegiatan konservasi tanah di lahan-lahan kopi yang berada di kawasan perbukitan, yang selama ini rentan terhadap erosi dan penurunan kesuburan.

Kegiatan konservasi tersebut dilaksanakan di Pekon Batu Kebayan, Kecamatan Batu Ketulis, dan diikuti para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Sinar Teladan.

Acara dimulai dengan sosialisasi yang disampaikan oleh Fasilitator Daerah. Dalam pemberian materi, para petani diberikan pemahaman mengenai pentingnya konservasi lahan miring untuk mencegah kerusakan struktur tanah, menjaga produktivitas tanaman, serta meminimalkan risiko longsor yang kerap mengancam wilayah perbukitan.

Usai sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan terasering di salah satu lahan milik anggota kelompok. Melalui metode ini, petani diajak memahami teknik konservasi yang efektif untuk menahan laju air, mengurangi erosi, dan mempertahankan kualitas tanah pada kebun kopi mereka.

Kepala Disbunnak Lambar, Yudha Setiawan didampingi Kepala Bidang (Kabid) Prasarana, Sarana dan Penyuluh (PSP), Anton Wijaya menjelaskan, penerapan teknik konservasi seperti terasering dapat diteruskan di seluruh lahan kopi milik petani, sehingga keberlanjutan produksi kopi Lampung Barat tetap terjaga sekaligus mengurangi potensi bencana di wilayah perbukitan.

“Konservasi tanah sangat penting karena sebagian besar lahan kopi di Lampung Barat berada di perbukitan. Melalui teknik terasering, kami berharap petani dapat menerapkannya di seluruh lahan agar produktivitas kopi tetap terjaga serta mengurangi risiko erosi dan longsor,” pungkasnya.

  • Bagikan