Dinas Perkebunan Lampung Terus Kembangkan Inovasi Budi Daya Kopi

  • Bagikan

LAMPUNGONE.CO,BANDARLAMPUNG.
Dinas Perkebunan Provinsi Lampung terus melakukan pengembangan inovasi budidaya kopi demi meningkatkan produksi sekaligus memperkuat posisi Lampung sebagai salah satu daerah penghasil kopi terbesar di Indonesia, Jum’at (29/05/2025).

Yuliastuti selaku Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung saat konferensi pers di Ruang Video Confrence Dinas Kominfotik Provinsi Lampung menjelaskan langkah strategis yang di lakukan sepanjang tahun 2025 yaitu penerapan budidaya sistem pagar pada kopi.

“Dari model budidaya konvensional yang jarak tanam 2,5 x 2,5 populasi tanaman perhektar itu rata² 2000-2500 batang dengan inovasi kita, dengan melakukan budidaya sistem pagar. Dengan merapatkan jarak barisan 1 meter antar barisan 2 setengah meter sehingga 1 hektar itu bisa 4000r batang dalam 1 batang 1 kg harapan kita punya potensi 4 ton ini inovasi kita lakukan meningkatkan produksi tanaman kopinya,” jelasnya

Berdasarkan data BPS Lampung 2025, luas areal perkebunan kopi di Lampung mencapai 152.507 hektare, dengan rincian: Tanaman belum menghasilkan: 6.800 hektare, Tanaman menghasilkan: 138.000 hektare dan Tanaman tua dan rusak: 6.800 hektare.

Yuliastuti menjelaskan “jadi dinas perkebunan kita memberikan masukan kepada petani apa saja yg harus kita tingkatkan. Untuk tanama rusak dia membutuhkan replanting, peremajaan. tanaman yang harus di lakukan permajaan dengan semua di bongkar atau di sambung samping.” Tuturnya

Tidak hanya fokus pada produksi, Dinas Perkebunan Lampung juga menyiapkan program hilirisasi kopi berupa pelatihan roasting, pengemasan (packaging), dan akses pasar yang melibatkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

  • Bagikan