LAMPUNGONE.CO, BANDAR LAMPUNG- Guna mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandar Lampung memastikan seluruh Rumah Sakit (RS) rujukan, baik swasta maupun daerah siap menampung pasien rawat inap.
Puncak kasus Covid-19 varian baru Omicron XBB terjadi Desember 2022. Karena itu, dinkes setempat, khususnya Pemkot Bandar Lampung mulai meningkatkan guna mengetatkan protokol kesehatan dan menyiapkan seluruh RS rujukan Covid-19 sebagai antisipasi melonjak kasus.
Plt. Kepala Dinkes Kota Bandar Lampung, Desti Mega Putri menerangkan, pihaknya sudah memastikan seluruh RS rujukan baik daerah maupun swasta untuk siap menangani pasien isolasi rawat inap.
“Untuk Rumah Sakit Umum Daerah A. Dadi Tjokrodipo total tempat tidur yang disiapkan 30 unit, tapi bisa bertambah sesuai kondisi dan situasi di lapangan,” ujarnya.
Desti menambahkan, meski beberapa hari terakhir terdapat pasien terkonfirmasi positif, para pasien hanya mengalami gejala ringan dan hanya perlu menjalani isolasi mandiri.
“Saat ini cakupan vaksinasi untuk dosis pertama di Bandar Lampung telah lebih dari 90 persen, dosis kedua lebih dari 78 persen, dan dosis ketiga lebih dari 35 persen. Diharapkan sudah terbentuk kekebalan komunal, hingga dapat meminimalisasi resiko terpapar Covid-19,” jelasnya.









