LAMPUNGONE.CO, PESAWARAN – Dalam rangka menyikapi Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Pesawaran, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat membentuk Tim Lima untuk mempersiapkan langkah strategis menghadapi proses tersebut.
Ketua DPD Partai Demokrat memimpin langsung rapat pembentukan Tim Lima yang akan bertugas membangun komunikasi dan menyelaraskan kembali persepsi dengan mitra koalisi. Susunan personel Tim Lima yang ditunjuk adalah:
1. Hanifal – Ketua Tim
2. Toni Mahasan – Anggota
3. Hendra Mega Maskun – Anggota
4. Budiman AS – Anggota
5. Angga Satria Pratama – Anggota
Ketua Tim Lima, Hanifal, menegaskan bahwa tim ini akan segera bergerak menjalin komunikasi intensif dengan partai-partai yang tergabung dalam koalisi pasangan calon nomor urut 01 di Kabupaten Pesawaran.
“Sesuai arahan Ketua DPD, mulai hari ini Tim Lima akan membangun komunikasi dengan mitra koalisi pasangan nomor satu di Pesawaran. Koalisi ini terdiri dari Partai Demokrat, Partai Golkar, PPP, PSI, Partai Buruh, Partai Ummat, dan Partai Gelora,” ujar Hanifal.
Lebih lanjut, Hanifal menyatakan bahwa Tim Lima memiliki tugas utama menyatukan kembali persepsi dan mempersiapkan strategi untuk memenangkan PSU di Kabupaten Pesawaran.
“Kami akan membuka ruang komunikasi dengan mitra koalisi, menyamakan pandangan, dan berupaya merebut kembali kemenangan di PSU Pilkada Kabupaten Pesawaran,” tegasnya.
Di akhir keterangannya, Hanifal menegaskan bahwa Partai Demokrat berkomitmen menjalankan proses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
“Partai Demokrat tunduk dan patuh pada Putusan MK serta akan mengikuti mekanisme sesuai juklak, juknis, atau PKPU PSU yang ditetapkan KPU RI,” tutupnya.
Dengan dibentuknya Tim Lima, Partai Demokrat menunjukkan keseriusannya dalam menghadapi PSU dan menjaga soliditas koalisi di Kabupaten Pesawaran.








