LAMPUNGONE.CO, PESAWARAN- Masyarakat Desa Bagelen, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran, melakukan Doa Tasyakuran jalan yang baru dibangun, yakni Jln. Joyo Menawi dan Jln. Barokah.
Kedua jalan lingkar desa tersebut sebelum di hotmik dan rabat beton merupakan jalan tanah dan berlumpur.
Dalam acara tasyakuran kedua jalan lingkar desa tersebut, Merdi Parmanto kepala Desa Bagelen dalam sambutan nya mengucapkan syukur.
“Puji syukur kehadirat Allah SWT, karena pada malam hari ini kita memanjatkan Doa Tasyakuran atas pembangunan jalan lingkar Desa Bagelen, yakni Jln. Joyo Menawi dan Jln. Barokah.
Kita ketahui bersama membangun itu bukan hanya fisik saja, tetapi menjaga silaturahmi, kebersamaan serta gotong royong, satu wujud persatuan yang bisa mewujudkan bangunan yang lebih kokoh,” ujar Merdi dalam sambutannya di acara tersebut, yang berlangsung di dusun 4 Desa Bagelen,” Senin malam (27/9).
Merdi juga menjelaskan bahwa, pembangunan kedua jalan tersebut, sumber dananya dari provinsi, kabupaten, juga Dana Desa (DD) tahun 2021.
“Saya berterima kasih sekali kepada seluruh pihak terkait yang sudah membantu baik dari provinsi, kabupaten, serta masyarakat desa Bagelen khusus nya, sehingga terwujudnya Pembangunan Jln. Joyo Menawi dan Jln. Barokah, dimana untuk pembangunan Jln. Joyo Menawi berupa Hotmik dengan P.162 m L.3m, itu sumber dananya dari provinsi Lampung, sedangkan untuk rabat betonnya dengan P.163m L.3 m, sumber dananya dari kabupaten Pesawaran. Dan untuk Jln. Barokah sendiri rabat beton dengan P 189 m dan L 3 m sumber dananya dari Dana Desa (DD) Desa Bagelen tahun 2021,” jelas Merdi.
Suroto salah seorang tokoh masyarakat Desa Bagelen juga menyampaikan, penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada pihak-pihak yang telah membantu terwujudnya pembangunan kedua jalan lingkar desa tersebut.
“Saya sampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada pemerintah provinsi Lampung, pemerintah daerah kabupaten Pesawaran dan juga pemerintah Desa Bagelen yang telah mewujudkan pembangunan Jln.Joyo Menawi dan Jln. Barokah, sehingga mempermudah kami para warga desa ini untuk melakukan aktivitas sehari-hari,” tutur Suroto.








