LAMPUNGONE.CO, BANDAR LAMPUNG -Insiden perebutan handphone oleh oknum pejabat Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Lampung Selatan saat wartawan berupaya melakukan konfirmasi terkait dugaan pengkondisian proyek di Disnakeswan jadi sorotan Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Pembangunan Anti Korupsi (Gepak) Lampung.
Ketua Umum Gepak Lampung Wahyudi mengatakan, perbuatan oknum pejabat tersebut merusak citra buruk para pejabat pemerintah khususnya di Pemerintahan Kabupaten Lampung Selatan.
“Ini harus ditindaklanjuti, sebab ini akan merusak citra pejabat negara, apalagi kan wartawan itu memiliki UU Pers, pejabat seperti ini tidak baik untuk menjadi contoh,” kata Wahyudi, Kamis (19/5).
Dikatakan Wahyudi, terkait adanya dugaan pengondisian proyek di Disnakeswan ini mendorong pihaknya dalam waktu dekat akan menurunkan team investigasi untuk menelisik kebenaran informasi yang berkembang.
“Permasalahan ini mendorong kami dalam waktu dekat ini untuk melakukan investigasi dan menelisik apa yang menjadi persoalan, karena kejadian seperti menghalangi-halangi wartawan mendapatkan informasi, seakan-akan ada yang disembunyikan, dan ini seperti membuktikan adanya kebenaran kongkalikong serta pengondisian proyek di Disnakeswan Lamsel,” tandasnya.
Wahyudi menambahkan, team investigasi juga akan segera menemui pihak terkait khususnya pihak Gabungan Perusahaan Kontraktor Nasional (Gabpeknas) yang merasa dicurangi dalam arti yang luas oleh pihak dinas dalam hal ini kabid Disnakeswan Lamsel.
“Yang pasti kami juga akan segera menemui Gabpeknas yang merasa dicurangi, kami akan pertanyakan seperti apa persoalan pengondisian proyek tersebut,” tukasnya.
Sebelumnya diberitakan, salah satu oknum pejabat di Disnakeswan Lamsel diduga berusaha menghalang-halangi kerja jurnalistik dengan merebut handphone milik wartawan yang saat itu digunakan sebagai alat perekam.
Insiden tersebut terjadi bermula, saat wartawan Bongkarselatan.com, Bustami mencoba melakukan konfirmasi ke Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Lamsel pada 13 Mei 2022.
Wartawan media online ini berupaya melakukan konfirmasi terkait dugaan pengkondisian proyek di Disnakeswan yang disampaikan oleh Gabungan Perusahaan Kontraktor Nasional (Gapeknas) beberapa waktu lalu.
Sayangnya, saat wartawan ini mencoba konfirmasi kepada Kabid Keswan, Drh. Anggraini di depan halaman Kantor Disnakeswan, justru mendapat perlakukan yang tak pantas dari pejabat eselon III tersebut.
“Saya gak paham itu, bukan saya. Tidak semua Kabid paham tentang itu,” kilahnya dengan berupaya menghindar dan meninggalkan wartawan.
Bukan itu saja, Drh. Anggraini juga merebut handphone milik wartawan yang digunakan sebagai alat perekam. Lalu, oknum Kabid tersebut berusaha meninggalkan wartawan dengan mengendarai kendaraan bermotor roda dua.









