Gerombolan Pemuda Tawuran Diduga Bawa Clurit dan Parang Terekam CCTV

  • Bagikan
cctv masjid jaami'aruhamaa Pahoman (Lampungone/alg)

LAMPUNGONE.CO, BANDAR LAMPUNG- Sekelompok pemuda meresahkan warga diduga membawa berbagai senjata tajam terlihat tawuran di depan Masjid Jaami Arruhamaa, Jalan Dr. Soesilo, Pahoman Bandar Lampung, terekam CCTV pada Senin (27/6) sekira pukul 04.20 Wib.

Menurut saksi mata pengurus Masjid Jaami Arruhamaa, Heri pada saat itu dirinya melihat melalui jendela rumahnya yang kebetulan rumahnya berdekatan dengan Masjid, melihat sekelompok pemuda dengan membawa berbagai senjata tajam seperti, clurit panjang dan parang terlihat sedang tawuran.

“Di depan Masjid itu banyak orang rame, suaranya berisik bener, seperti orang lagi tawuran dan membawa senjata tajam, celurit panjang, parang kalo ngga salah, terus ada suara kaya mercon gitu sebanyak empat kali, itu sekitar Jam 4.20 Wib, Senin dini hari,” kata Heri, Selasa (28/6) saat memberitahukan kejadian tersebut kepada Lampungone di Masjid Jaami Arruhamaa.

Usai sekelompok pemuda tersebut membubarkan diri akhirnya Heri berani keluar rumah dan menuju Masjid kemudian melihat rekaman CCTV Masjid.

“Saya merasa ada warga lain yang melihat dari rumahnya masing-masing kejadian tersebut, namun warga tidak berani untuk keluar rumah. Setelah dilihat dari CCTV Masjid, ternyata ada korbannya satu orang, yang disabet sama senjata tajam,” terang Heri.

Menurut Heri kronologis kejadian dari rekaman CCTV, kejadian tersebut sebelumnya ada sekelompok orang pemuda melintas, dengan menggunakan sejumlah 5 motor ke arah lampu merah Pahoman, tiba-tiba tidak sampai 5 menit, balik lagi sudah dikejar oleh sekelompok pemuda lain dengan membawa senjata tajam.

“Sekelompok orang yang memakai 5 motor tersebut dikejar oleh sekelompok pemuda lain, tiba-tiba satu motor yang dikendarai oleh satu orang terjatuh sehingga ketinggalan rekannya yang mengendarai 4 motor, akibat terjatuh tersebut sekelompok pemuda yang mengejar mereka menghajar pemuda yang terjatuh,” terangnya.

Menurut Heri, untuk pihak yang membawa senjata tajam itu diduga dari sekelompok pemuda yang diduga kelompok Gangster di Bandar Lampung.

“Sekelompok pemuda di 5 motor itu tidak membawa senjata tajam, dan tidak melawan sekelompok pemuda yang mengejar,” terangnya.

Untuk korban sendiri yang terjatuh dan dihajar oleh sekelompok pemuda kemudian melarikan diri, dan motor korban dibawa kabur oleh sekelompok pemuda yang mengejar.

“Jenis motor yang dibawa kabur oleh yang diduga gangster itu motor besar kayak jenis CBR atau Moge.
Itu saya liat ada sendal-sendal berserakan bekas mereka. Untuk fasilitas Masjid Alhamdulillah tidak ada yang rusak,” tandasnya.

Heri berharap pihak kepolisian dapat menindaklanjuti kejadian tersebut.

  • Bagikan