Harga Minyak Masih Tinggi, Wilson: Pedagang Jual Minyak Goreng Stok Lama

  • Bagikan
Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung Wilson Faisol saat diwawancarai (Lampungone/Eli)

LAMPUNGONE.CO, BANDAR LAMPUNG- Terkait pengamatan minyak goreng pada Senin (7/2) oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kota Bandar Lampung, serta Satgas Pangan di dua lokasi Pasar yakni pasar Kangkung dan Pasar Panjang. Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung Wilson Faisol mengatakan bahwa Pedagang yang masih menjual minyak dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) dikarenakan masih mempunyai Stok lama, Selasa (8/2).

“Kemarin kita mensurvei dua lokasi pasar yakni pasar Kangkung dan pasar Panjang, kita juga memanggil teman-teman pedagang tradisional dan ada beberapa itu kita wawancarai,” ujar Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Wilson Faisol.

Lanjutnya, menurut pengamatan kami, para pedagang yang masih menjual minyak dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) itu karena mereka masih punya stok lama.

Wilson juga mengatakan bahwa para pedagang yang masih mempunyai Stok lama dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) bisa direturn. Akan tetapi, proses Return tersebut harus memperlengkapi data.

“Kitakan ada proses return, tapi proses return nya inilah yang agak banyak, istilahnya harus melengkapi data yang harus dipenuhi. Tidak bisa asal tuker-tuker aja. Nah inilah yang memperlambat teman-teman dagang karenakan pedagangkan pengennya cepat-cepat saja, tapi karena proses return nya lama akhirnya mereka enggan untuk memproses return,” katanya.

Untuk Mekanisme proses Return, pihaknya menjelaskan bahwa kemungkinan akan mencoba pakai KTP seperti pasar murah yang dilakukan oleh Provinsi pada Jumat (14/01)

” Sebelumnyakan, kita sudah melakukan pasar murah dengan harga Rp.14,000 di pasar kangkung beberapa waktu lalu, dengan persyaratan masyarakat membawa KTP karena memang kepentingan SPJ pengambil subsidinya seperti itu dan mungkin terkait return mungkin seperti itu juga,” jelasnya.

Kemudian, selain memantau pasar. Pihaknya juga mengecek Dua (2) Gudang dan juga Dua (2) Pabrik minyak yang ada di Lampung.

“Kemarin itu ada Dua (2) titik gudang yang kita cek dan juga ada Dua (2) Pabrik juga. dalam pengecekan nya itu ada Dua (2) tempat yang kosong karena dikarenakan mereka tidak memiliki CPO,” tandasnya.

  • Bagikan