HUT ke-54, REI Tanam Pohon di Taman Keanekaragaman Hayati Lampung

  • Bagikan

LAMPUNGONE.CO, LAMPUNG SELATAN- Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Real Estate Indonesia (REI) melakukan penanaman pohon di Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) Lampung, Desa Purwotani, Lampung Selatan. Acara ini dihadiri langsung oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Kamis (7/5/2026).

Dalam sambutnya, Ketua Umum Taman Kehati Lampung, Ansori Djausal, mengungkapkan bahwa kawasan seluas 24,99 hektar ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung dan Yayasan Sahabat Alam.

Kawasan yang dulunya hanya berupa kebun singkong kini telah bertransformasi menjadi habitat bagi lebih dari 120 spesies tanaman dengan total sekitar 13.000 pohon yang telah tertanam.

“Pencapaian yang cukup menyenangkan ini terlihat dengan baik, yaitu pohon-pohon yang tumbuh dengan baik, sudah banyak juga bunga yang bermekaran. Serangga, lebah, kumbang, kupu-kupu, dan burung sudah tampak menghidupi taman yang sebelumnya tidak kelihatan kehadirannya karena tadinya ini adalah tidak lain dari kebun singkong saja,” ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa tanaman ini menjadi adalah tanaman lokal yang berperan sebagai habitat satwa, Ia berharap taman ini bukan sekadar kawasan penghijauan, tetapi pengayaan vegetasi yang menyimpan koleksi plasma nutfah tanaman-tanaman lokal dan khas Lampung.

“kami ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada REI yang telah memilih Taman Kehati ini sebagai bagian dari peristiwa penting ini. Salah satu hasil kerja sama kami adalah sebuah buku kecil berupa panduan program penanaman sejuta pohon yang akan menjadi oleh-oleh bagi anggota REI dari seluruh penjuru negeri,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP REI Lampung, Joko Suranto, menegaskan komitmen para pengembang untuk mewariskan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang di tengah tantangan perubahan iklim. Dalam momen HUT ke-54 ini, REI meresmikan monumen program penanaman sejuta pohon sebagai simbol tanggung jawab sosial perusahaan.

“Program sejuta pohon, ini adalah cara kami satu, memberikan address positif bahwa kita insya Allah akan mewariskan semua yang kita miliki kepada anak cucu kita. Dunia ini, bumi ini saat ini sudah climate change, berarti kita harus melakukan sesuatu,” ujarnya.

Dalam hal ini, REI memperkenalkan inisiatif kearifan lokal yang disebut REI: Repong Estate Initiative, yang mengadaptasi tradisi masyarakat Lampung dalam membuat hutan (Repong) ke dalam kawasan perumahan.

Ia mengungkapkan apresiasi kepada Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dan Gubernur Lampung atas Support yang diberikan.

Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia, Maruarar Sirait, menyambut positif inisiatif REI dalam penanaman satu pohon di depan lingkungan rumah.

Beliau menginstruksikan agar setiap pembangunan rumah, baik komersial maupun subsidi, wajib ditanami minimal satu pohon di bagian depan oleh pengembang.

​”Kita buat kebijakannya agar konkret. Saya minta rancangannya segera dibuat agar ada aksi nyata dalam menjaga lingkungan di kawasan perumahan,” katanya.

Ia berharap dengan di pelopori nya penanaman ini oleh REI tidak hanya dilakukan sementara saja, “ini sedikit mengingatkan saja tolong dicek tiap bulan, tiap 2 bulan, tiap 3 bulan, jangan dilihat 3 bulan lagi wah sudah enggak ada lagi pohonnya,” ujarnya.

Selain masalah lingkungan, Menteri PKP juga menyoroti pencapaian besar dalam memfasilitasi rakyat kecil untuk memiliki rumah, seperti keberhasilan negosiasi terkait SLIK OJK dan kebijakan BPHTB serta PBG gratis bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Di Lampung sendiri, ia mengumumkan peningkatan target bedah rumah dari 3.000 unit menjadi 10.000 unit di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.

“Kita juga ada Rusun yang dibangun di sini, ada juga kawasan kumuh di Lampung Barat yang diperbaiki. Jadi banyak sekali pekerjaan nanti Pak Kapolda dan Bapak TNI dan Kajati titip supaya ini akan menggerakkan ekonomi ya,” tegasnya.

Acara di tutup dengan peresmian monumen dan penanaman pohon secara simbolis. Acara ini juga di hadiri Langsung Oleh Bupati Lampung Selatan, Anggota Komisi V DPR RI, Kapolda Lampung, Pangdam Lampung.

Penulis: RlsEditor: Roni
  • Bagikan