LAMPUNGONE.CO, PESAWARAN –Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan R I ke -78, masyarakat Desa Taman Sari bersama masyarakat di kecamatan gedong tataan mengikuti kegiatan jalan sehat, yang dilaksanakan di lahan perkebunan PTPN 7, yang diketahui hingga saat ini dikuasai oleh masyarakat adat dan ahli waris, lahan seluas 293 HA yang diduga tidak memiliki surat serta tidak ada Hak Guna Usaha (HGU).
Kepala Desa Taman Sari , Pabian Jaya, menjelaskan acara jalan sehat dibuka untuk umum, dengan diikuti ratusan warga yang antusias, akan pentingnya kesehatan, dengan berolah raga jalan sehat, sambil menikmati udara segar di perkebunan karet.
“Alhamdulillah, peserta yang mengikuti acara jalan sehat kali ini ramai, dan meriah walau dilaksanakan dengan sederhana saja, digelarnya jalan sehat ini juga sambil menunjukkan kepada warga dan keluarganya, bahwa inilah lokasi perkebunan milik warga yang dirampas oleh PTPN , yang sat ini di perjuangkan,” ujar Pabian Senin (21/08).
Pabian juga menambah kan, jarak yang di tempuh peserta jalan sehat sejauh 2,5 km , dengan rute berkeliling perkebunan karet tanjung kemala , yang terhitung 392 Ha yang di ungkap BPN tidak bersurat dan tidak memiliki HGU.
“Panitia telah mengatur rute jalan sehat sepanjang 2,5 km, mengelilingi perkebunan karet yang hingga kini masih di perjuangkan oleh kawan-kawan, dan mengungkap tabir, dugaan permasalahan atas perusahaan milik negara tersebut,” tambahnya.
Pelepasan peserta jalan sehat, dibagi tiga sesi, yang di awali oleh kepala desa taman sati, Pabian jaya, di lanjutkan dengan ketua FKWKP, Feri darmawan, dan dilanjutkan oleh ketua FMPB , Syaprudin Tanjung, dengan beragam doorprize bagi peserta, diantaranya sebagai hadiah utama satu unit kulkas, kipas angin , dan banyak berbagai hadiah lain nya yang di bagikan bagi peserta jalan sehat.









