Ibu dan Anak Cacat di Dusun Pamanyinan Butuh Perhatian Pemerintah

  • Bagikan
Ibu dan anak cacat dalam satu rumah butuh perhatian pemerintah (Foto LampungOne/Dilla)

LAMPUNGONE.CO, TANGGAMUS- Sangat memprihatinkan kehidupan pasangan Asmarudin dan Asyama yang memiliki 7 orang anak, satu anak diantaranya mengalami cacat mental, dan tinggal di sebuah rumah yang tidak layak huni di Dusun Pamanyinan pekon Sukamaju, kecamatan Pugung kabupaten Tanggamus.

Asyama sendiri mengalami kebutaan sehingga kesulitan untuk mengasuh anaknya yang cacat yang sudah berumur lima tahun namun belum bisa apa-apa.

“Sudah lama saya mengalami kebutaan, juga telinga saya tidak dapat mendengar dengan jelas ketika ada suara orang berbicara tidak jelas suaranya hanya seperti gemuruh air,” tutur Asyama ketika dijumpai di kediamannya pada Rabu (30/6).

Asyama mengeluhkan semua penderitaannya yang hampir tidak mampu untuk merawat 4 orang anaknya yang masih kecil-kecil.

Ia mengatakan anak yang besar memang sudah bekerja tapi hanya sebagai buruh rumahan yang hanya cukup untuk memenuhi kebutuhannya sendiri.

Suaminya Asmarudin hanya menyadap aren untuk dibuat gula.

“Hasilnya tidak menentu terkadang dapat banyak kadang juga sedikit, bahkan terkadang tidak mendapatkan apa-apa,” ucapnya.

“Dengan kondisi kami yang seperti ini kami sangat kesulitan sekali untuk dapat mebiayai pengobatan istri dan anak kami, apalagi untuk memperbaiki rumah untuk memberikan nafkah sehari-hari pun kami selalu kekurangan,” keluh Asmarudin.

Ia berharap agar pemerintah dapat memperhatikan dan membantu pengobatan istri dan anaknya, melihat kondisi rumah yang tak layak huni dan hampir rubuh, ia pun berharap agar pemerintah dapat memberikan tempat tinggal yang layak.

  • Bagikan