Ilham Alawi Sosialisasikan IPWK di Kemiling

  • Bagikan

LAMPUNGONE.CO, BANDARLAMPUNG- Anggota DPRD Kota Bandar Lampung, Ilham Alawi, menyosialisasikan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IPWK) di Jalan Jambu 1, Gang Kopi 2, Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Kemiling, Selasa (2/8).

Ilham Alawi menjelaskan, Pancasila sebagai dasar negara, filosofi negara, ideologi negara, dan cita hukum negara merupakan haluan mewujudkan tujuan negara Indonesia merdeka, bersatu, dan berdaulat.

“Perlu kerangka landasan berpikir dan bertindak bagi penyelenggara dan masyarakat membentuk haluan ideologi Pancasila,” katanya.

Ilham menjelaskan, sosialisasi ini bagian kegiatan para anggota DPRD yang kembali ke daerah pemilihan. Ini, kata ia, juga memberikan pemahaman kepada masyarakat yang ada disini soal ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan

“Saya juga hendak menyapa konsituen di sini dan berterima kasih lantaran telah membantu hingga menghantarkan saya ke Gedung DPRD,” kata ia.

Legislator Partai Gerindra ini berharap agar kegiatan ini dapat untuk terus berlanjut.
Di samping itu, masyarakat bisa memahami ideologi dan bisa berkehidupan dengan Pancasila.

Menurut Dosen Fisip Universitas Lampung, Budi Harjo, sosialisasi IPWK ini sangat penting. Karena bangsa Indonesia sekarang ini menghadapi tantangan berat.

“Tiga tantangan ini ialah pertama, globalisasi membuat nilai-nilai luar mulai merasuk ke bangsa Indonesia. Kedua, keragaman bangsa begitu lupa dan ini ancaman kehidupan bangsa. Terakhir, nilai Pancasila itu mulai terabaikan,” ucap ia saat menjadi narasumber.

Budi menegaskan, tiga alasan ini maka sosialisasi nilai-nilai Pancasila dan wawasan bangsa ini sangat penting. Ini agar masyarakat betul-betul memahami jati diri.
“Ahklak, moral, dan semangat kita itu bersumber dari nilai nilai Pancasila,” katanya.

Moral, akhlak, dan atau semangat ketuhanan agar bangsa Indonesia menyadari, bahwa Indonesia ialah bangsa religius, harus mengamalkan ajaran agama dengan baik, saling toleransi, dan tak boleh saling mendeskriditkan antara agama satu dengan lainnya.

“Jadi, laksanakanlah ajaran agama dengan ketuhanan itu. Memang itulah yang diharapkan. Lalu semangat kemanusiaan, semangat persatuan, dan kita beragam suku bangsa dan lain-lain,” paparnya.

Ia menegaskan, kekuatan Pancasila itu bisa menyatukan dan bisa jadi energi pengerak pembangunan .

“Saya menyampaikan kontekstual ini artinya nilai-nilai Pancasila itu harus kita revitalisasi, kita suguhkan menjadi pemahaman dan menjadi pengamalan bagi masyarakat dalam kehidupan sehari hari,” pungkasnya.

,”Harapan saya tokoh2 masyarakat , tokah agama dan tokoh pemuda memahami ini kemudian menjadi teladan ,” tandasnya

Munzir, SE, warga setempat, meniali, kegiatan ini bisa membuat masayarakat bernegara dengan baik dan mencerdaskan masyarakat,.

“Saya sangat mengapresiasi terselenggara acara ini,” ucapnya.

  • Bagikan