LAMPUNGONE.CO, BANDAR LAMPUNG-Menjelang libur Nataru 2023/2024, PT KAI menyediakan 23,040 tempat duduk rute Tanjung Karang- Baturaja, dengan kursi perharinya 1.280.
Hal tersebut disampaikan oleh Manager Humas KAI Divisi Regional IV Tanjung Karang Azhar Zaki Assjari, ia mengatakan Penjualan pada tanggal 21 Desember 2023 – 3 Januari 2024 tiket KA dari arah Sta. Kertapati menuju Sta. Tanjungkarang sudah habis terjual. Adapun tiket masih tersedia untuk perjalanan KA Rajabasa pada 4-7 Januari 2024.
-Untuk penjualan dengan arah sebaliknya pada tanggal 21 Desember 2024 – 4 Januari 2024 tiket dari Sta. Tanjungkarang menuju Sta. Kertapati juga sudah habis terjual. Adapun tiket rute Tanjungkarang- Baturaja pada tanggal 5-7 Januari 2024, tersisa kurang dari 40 persen.
Manager Humas KAI Divisi Regional IV Tanjung Karang Azhar Zaki Assjari, juga menghimbau bagi masyarakat yang hendak berpergian pada masa Nataru 2023/2024 (21 Desember 2023- 7 Januari 2024), KAI Divre IV Tanjungkarang juga menyediakan KA lainnya yaitu KA Kuala Stabas yang pembeliannya baru dapat dilakukan H-7 atau baru bisa dipesan pada tanggal 14 Desember 2023 untuk keberangkatan KA pada 21 Desember 2023 di periode awal masa Nataru 2023/2024.
“Dalam masa angkutan Nataru ini KA Kuala Stabas bisa dijual h-7 dan kami menghimbau pengguna jasa kereta api jangan sampai ketinggalan liburan di tahun ini karena tiket bisa dibeli melalui Aplikasi yang bekerjasama dengan KAI.” Ujar Manager Humas KAI Divisi Regional IV Tanjung Karang Azhar Zaki Assjari, Rabu (13/12).
Ia juga mengatakan bahwa ditahun ini ada peningkatan dikarenakan Libur Nataru kali ini lebih panjang dibanding tahun kemarin.
“Secara penjualan ada peningkatan karena Nataru ini lebih panjang dari pada tahun kemarin, tapi tambahan jadwal kereta itu sama sekali tidak ada tambahan,” katanya.
Azhar Zaki Assjari juga menghimbau kepada masyarakat pengguna jasa kereta api untuk menjaga hidup sehat dan apabila memang tidak fit lebih baik ditunda terlebih dahulu keberangkatan nya.
“Jika memang kurang fit lebih baik ditunda dulu untuk mengurangi kontak dengan yang sehat dan penumpang lain. Disarankan menggunakan masker, masa angkutan Nataru kali ini tidak menggunakan Prokes,” katanya.









