Kakon Banjar Manis Prioritaskan Pembangunan Jalan Way Halom

  • Bagikan
Kepala pekon Banjar manis, Gunawan, saat diwawancarai lampungone.co diruangannya, Selasa (16/3). (Foto: lampungone.co/ dilla)

LAMPUNGONE.CO, GISTING- Banyak pembangunan Pekon yang tertunda dan belum terselesaikan pada pembangunan infrastruktur di tahun 2020 akibat dampak dari pandemi Covid-19, banyak dana digunakan untuk mengatasi wabah yang telah melanda dunia, hal ini diungkapkan oleh Gunawan sebagai kepala Pekon terpilih di pekon Banjar Manis, kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, usai serah terima jabatan (Sertijab) di kantor pekon Banjar Manis pada Selasa (16/03).

Dalam penuturannya Gunawan memaparkan

“Pertama untuk pembangunan saya akan melanjutkan pembangunan yang tertunda dan mempertahankan serta menjaga, merawat pembangunan yang sudah ada,” kata Kakon Banjar Manis Gunawan.

Dikatakannya, tahun 2021 untuk prioritas pembangunan fisik adalah pelebaran jalan dari blok 5 way Halom ke arah blok 4 yang sementara ini hanya dapat dilalui oleh motor.

“Masyarakat sangat mengharapkan supaya kendaraan roda empat bisa masuk karena di situ terdapat tanah kaplingan yang harapannya kedepan bila ada pembangunan akan lebih mudah mengangkut material,” jelasnya.

Lanjut dia, karena memang ini adalah satu prioritas buat pihaknya di tahun 2021 disamping itu blok 4 rawan banjir jadi talud di arah Way Halom itu perlu dipertinggi pondasinya karena setiap hujan air meluap sehingga warga di tempat tersebut kewalahan dalam menangani banjir.

“Kepada masyarakat bila hanya mengandalkan dari pemerintah ataupun dana desa mungkin pencapaiannya kurang maksimal jadi harapannya di samping mereka juga bisa membantu dana yang terpenting adalah tenaganya untuk menciptakan misi dan harapan-harapan dari warga,” ujarnya.

Dikatakannya, kepada pemerintah karena dana desa sudah terserap oleh Covid-19 jadi dana desa sudah berkurang untuk menempuh janji-janji nya ataupun visi misinya dalam bekerja karena menurutnya saat ini masih banyak hal-hal yang kurang terutama di blok 1 yang akan dibangun jembatan penyeberangan untuk arah kebun ataupun ke sawah jadi memerlukan dana yang banyak itu perlunya peranan pemerintah dalam membantu pembangunan desa.

“Saya berharap kerja sama yang baik antara kepala Pekon dan aparatur Pekon serta masyarakat agar saling mengingatkan bila kedepan terdapat tindakan yang melenceng atau di luar jalur mohon di tegur,” pungkasnya.

  • Bagikan