KPB Mudahkan Petani Penuhi Kebutuhan

  • Bagikan
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, ikut memanen raya padi inbrida varietas impara 2 di Kampung Sumber Agung, Rabu (19/5). (FOTO: DOKPIM ADPIM)

LAMPUNGONE.CO, BANDARLAMPUNG- Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, berharap agar para petani di Kabupaten Tulang Bawang mendapatkan berbagai kemudahan dalam bercocok tanam dengan adanya implementasi Kartu Petani Berjaya (KPB) di daerah tersebut.

Harapan itu datang dari Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, saat mewakili Gubernur Lampung dalam meluncurkan Implementasi KPB di Kampung Sumber Agung, Kecamatan Rawa Pitu, Kabupaten Tulang Bawang, Rabu (19/5).

Peluncuran implentasi KPB ini juga bersamaan dengan panen raya padi inbrida varietas impara 2 dan penyerahan 1.500 bibit hortikultura dan benih padi untuk 11.141 hektare.

Panen raya padi inbrida ini pada lahan cetak sawah 2016 dan optimalisasi lahan 2019.

“Melalui KPB ini Bapak Gubernur berharap para petani mendapatkan kemudahan dalam memenuhi kebutuhan,” ujar Fahrizal.

Kemudahan yang diperoleh petani itu, kata Fahrizal baik sarana produksi, akses permodalan/ pembiayaan, pembinaan usaha dan teknologi, penanganan panen dan pasca panen.

Termasuk pemasaran hasil, asuransi, jaminan sosial dan beasiswa pendidikan bagi anak petani berprestasi yang akan melanjutkan ke Perguruan Tinggi Bidang Pertanian.

“Kemudahan tersebut akan diberikan secara bertahap kepada seluruh petani di Provinsi Lampung,” katanya.

Seperti diketahui, KPB sendiri telah dilaunching oleh Gubernur Arinal bersama Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Desa Tempuran, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah pada awal Oktober 2020 lalu.

Fahrizal menyebutkan Kementerian Pertanian sendiri telah menetapkan Provinsi Lampung sebagai Lokomotif Pertanian Indonesia.

Hal ini didasari bahwa Lampung memiliki banyak potensi komoditi unggulan dalam bidang pertanian yang juga telah memenuhi kebutuhan pasar lokal, menyumbang kebutuhan nasional, dan ekspor ke berbagai negara.

“Lampung sebagai Lokomotif Pertanian Nasional tentunya juga harus berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani dan memajukan perekonomian Lampung kedepan,” katanya.

Untuk itu, melalui program KPB, petani akan dapat menjalankan usaha pertaniannya dengan lebih baik, produktivitas lahannya meningkat dan kesejahteraan meningkat.

“Pelaksanaan Program KPB pada tahun ini telah dilaksanakan pada 15 Kabupaten/Kota dengan empat komoditi utama yaitu padi, jagung, kopi, dan lada. Dan akan diperluas untuk komoditi ubi kayu,” katanya.

Hingga saat ini jumlah petani anggota Program KPB sebanyak 179.936 orang, yang telah mengimplementasikan KPB sebanyak 23.179 orang serta KUR yang telah dimanfaatkan petani sebesar Rp. 60,3 Milyar.

Berikan Berkah

Sementara itu, Bupati Tulang Bawang, Winarti, mengatakan melalui program KPB akan memberikan berkah kepada petani di kabupaten setempat.

“Semoga ini Insya Allah KPB menjadi berkah untuk seluruh petani khususnya di Tulang Bawang,” ujar Winarti.

Winarti menyampaikan terima kasih atas seluruh bantuan dan dukungan yang diberikan Pemerintah Provinsi Lampung disemua bidang termasuk pembangunan infrastruktur.

“Bapak Gubernur terus memberikan support di Kabupaten Tulang Bawang ini. Bahkan meski Rawa Pitu berada di perbatasan Tulang Bawang namun pemerintah hadir dan Bapak Gubernur bersinergi dengan kita semua,” katanya.

Melalui peluncuran KPB dan panen raya, Winarti berharap keberkahan akan terus datang di Kabupaten Tulang Bawang.

  • Bagikan