LAMPUNGONE.CO,BANDARLAMPUNG – Lampung akan menjadi proyek percontohan Smart farming di Trimomukti Candipuro, Lampung Selatan, Dengan luas area 1.335 hektar serta bekerjasama dengan PLN, Selasa (23/09/2025).
Lampung Selatan menjadi daerah pertama yang akan menjadi percontohan Smart Farming, berada di Trimomukti Candipuro. Tenaga Ahli Menteri Pertanian Hermansyah mengatakan bahwa, tidak hanya smart farming tetapi juga agrowisata.
“Kami sedang melakukan set planning, kami tidak hanya membuat pertanian modern. Jadi, di area itu tidak hanya smart farming, tapi juga agrowisata,” ujarnya saat di wawancara.
Menurutnya salah satu hal yang paling penting adalah secara inovasi, listrik tanpa kabel, yang menjadi sollar cell. PLN juga tidak hanya melayani sollar cell, melainkan traktor listrik, cobain listrik, mungkin mobil listrik juga bisa dilakukan
“Konsep listrik ini menurut saya menjadi satu hal yang fundamental diawal diterapkan. Karena dengan adanya planning nanti di situ kita akan membangun infrastruktur PLN yang memang benar-benar maju yang mendukung smart farming,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan petani juga bisa menghemat hingga 70 persen pengeluaran dari pemakaian energi listrik itu. Selain itu, pengelolaan berbasis IoT dan kecerdasan buatan (AI) akan membantu menganalisis kondisi tanah, cuaca, hingga kebutuhan pupuk secara lebih presisi.
“Bayangkan, petani tidak perlu memupuk jika besok diprediksi hujan. Teknologi satelit dan AI bisa memberikan data yang akurat, sehingga pemakaian pupuk dan air lebih efisien,” jelasnya.
Dukungan teknologi lain yang akan diterapkan adalah drone pertanian. Satu unit drone mampu menggarap hingga 25 hektar per hari. Kementerian Pertanian bahkan merencanakan pengadaan 5.000 unit drone hingga 2029, dengan 200 unit dibeli pada tahun ini. Lampung akan menjadi salah satu daerah yang mendapat alokasi awal.








