Lawan Petugas Dengan Senpi Rakitan, Pelaku Curanmor Tewas Tertembak

  • Bagikan

LAMPUNGONE.CO, BANDAR LAMPUNG – Kapolresta Bandar Lampung ungkap kasus tindak pidana curanmor, yang dimana pelaku berinisial (AG) berasal dari Gunung Sugih Besar Lampung Timur, sempat melakukan perlawanan hendak ditangkap, pelaku tersebut juga mengunakan senjata api dan melakukan beberapa tembakan kepada anggota polisi di RS Bhayangkara, Kamis (24/3).

Menurut Kompol Devi Sujana kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, dimana para pelaku hari ini terdeteksi di tiga (3) TKP, dan juga kemaren satu (1) TKP , ini diduga semuanya lebih tiga puluh (30) TKP di jajaran Polresta , kemungkinan ini lebih besar di luar, adapun ciri-ciri pelaku ini dari hasil penyelidikan selalu membawa senjata api di tangannya, ini bedasarkan keterangan saksi di TKP juga saksi dari CCTV, dengan ciri-ciri pelaku tersebut bertubuh pendek dan gemuk .

“Pelaku curanmor ini sering juga melakukan aksinya pada siang hari , adapun tadi pukul 3:10 WIB terjadi curanmor di belakang Tango Hostel di Jalan Sultan Agung, dimana pelaku pencurian tepergok oleh warga pelaku tersebut melakukan penodongan terhadap warga. Kemudian kita datangi TKP, kita dapati ciri-ciri pelakunya, berdasarkan hasil penyelidikan yang sudah ada juga,” ucapnya.

Lanjutnya, sekitar dua jam kemudian jam setengah lima 4:30 Wib tepatnya, belum sampai 2 jam terjadi pula TKP curanmor di Tanjung Karang Barat, dengan korban miliki motor Honda Scoopy.

“Kemudian penyidik menerima laporan kita lakukan penyelidikan, kita dapati pelaku di jalan dan kita kejar pelaku sampai dengan sekitar Jati Agung, ketika pelaku kepepet dan kita mau berhenti pelaku langsung melakukan penembakan terarah kepada anggota sebanyak dua (2) kali, kemudian anggota kita melakukan tindakan sesuai aturan tegas dan terukur, Dimana di TKP tersebut terjadi baku tembak dan kita juga berhasil melumpuhkan pelaku tersebut dengan beberapa tembakan di bagian badannya, ketika tertembak pistol pelaku tedampar ke selokan, karena pistol pelaku tersebut rakitan silindernya pecah juga pelurunya terurai, kita lakukan pencarian terhadap peluru tersebut ada dua (2) selongsong yang tertembak dan satu peluru masih aktif kemungkinan ada 6 peluru, untuk pelaku yang tertembak langsung kita melakukan pertolongan dengan cara membawa ke rumah sakit bhayangkara tapi pelaku tersebut itu tewas di perjalanan menuju rumah sakit,” tandasnya.

Kebetulan pelaku tersebut saat tertangkap sedang membawa motor yang diambil di TKP terakhir Tanjung Karang Barat

“Barusan kita cek identitas motornya langsung kita hubungi korban melalui telpon ternyata korban sedang melakukan membuat surat laporan di Polsek Tanjung Karang Barat, untuk tersangka ada 2 orang yang satunya sedang dalam pengejaran yang identitasnya sudah kita ketahui,” tukasnya.

Korban yang kehilangan motor yang bernama bulan usia 19 tahun sangat berterima kasih kepada anggota dan jajaran Polresta Bandar Lampung yang telah menemukan motornya.

  • Bagikan