Masyarakat Bandar Lampung Diajak Stop Boros Pangan

  • Bagikan

LAMPUNGONE.CO, BANDAR LAMPUNG- Pemerintah kota (Pemkot) Bandar Lampung melalui Dinas Pangan, saat ini tengah mengajak masyarakat setempat untuk stop boros pangan, Senin (20/03).

Kepala Dinas Pangan Bandar Lampung Kadek Sumartha mengatakan, pihaknya mengajak masyarakat untuk jangan membuang sisa makanan atau stop boros pangan. Hal itu Karena, setelah dihitung secara nasional boros pangan itu bisa menghidupi 61 sampai 125 juta masyarakat.

Kemudian, setiap tahunnya 23-48 juta ton makanan terbuang menjadi sampah, serta kerugiannya ekonomi mencapai Rp551 triliun atau dari 4 sampai 5 persen Produk domestik bruto (PDB).

“Untuk di Bandar Lampung sendiri kita belum menghitungnya berapa jumlah penduduk dan makanan yang terbuang serta kerugiannya. Tapi tunggu saja nanti kita akan merilisnya untuk data itu,” ujar Kadek,

Lanjut Kadek, program baru dari Kementerian tersebut juga menjadi atensi pihaknya untuk mensosialisasikan dan mengajak masyarakat untuk stop boros pangan.

Kadek juga mengatakan, kita tidak pernah sadar bahwa efek dari boros ini juga dampaknya luar biasa. Sehingga kita sudah tahu, dan sekarang harus sadar jangan lagi membuang makanan.

“Jadi ayok kita ambil makanan secukupnya, kalau kurang maka gampang tinggal ngambil lagi. Nah ini juga yang menjadi atensi kita,” ungkapnya.

Oleh karenanya, sosialisasi kepada masyarakat dan pedagang restoran pihaknya mulai lakukan.

“Dimana kita minta pedagang juga untuk memberikan porsi makan sesuai dengan porsi orangnya, sehingga tidak terbuang sia-sia,” kata Kadek.

Pihaknya juga akan melakukan Sosialisasi stop boros pangan tersebut dengan bekerjasama bersama Dinas Pariwisata.

  • Bagikan