Paisaludin Tinjau Pembangunan Jembatan Penghubung Antar Desa Pujo Rahayu dan Lubirejo

  • Bagikan

LAMPUNGONE.CO, PESAWARAN –Paisaludin wakil ketua DPRD kabupaten Pesawaran, meninjau lokasi pembangunan jembatan penghubung antar desa di Desa Pujo Rahayu, kecamatan Negeri Katon, kabupaten setempat.

Paisaludin kepada media ini menjelaskan, pembangunan jembatan penghubung antara Desa Pujo Rahayu dengan Desa Lubirejo, kecamatan Negri Katon yang akan segera dilaksanakan kali ini merupakan pembangunan tahap ke-3.

“Jembatan penghubung antar desa ini sangat dibutuhkan bagi masyarakat khususnya Desa Pujo Rahayu dan Desa Lubirejo, karena dapat mempersingkat jarak tempuh, dan selama ini para warga atau masyarakat dari kedua desa tersebut untuk akses mereka menggunakan jembatan gantung yang hanya bisa di lalui kendaraan bermotor roda dua itu pun harus bergantian, dan pembangunan kelanjutan jembatan penghubung kali ini merupakan pekerjaan tahap ke-3,” jelas Paisaludin di lokasi pembangunan jembatan tersebut, Sabtu (10/06).

Orang nomor satu dari Partai Amanah Nasional (PAN) kabupaten Pesawaran tersebut juga menuturkan pembangunan jembatan penghubung antar desa tahap ke-3 kali ini menelan biaya kurang lebih Rp17.5 miliar.

“Pekerjaan lanjutan pembangunan jembatan penghubung kali ini merupakan pekerjaan tahap ke-3 ,dengan sumber dananya dari pemerintah pusat dan menelan biaya kurang lebih Rp17.5 M(milyar),” tutur Paisaludin.

Selain itu di lokasi pembangunan jembatan penghubung antar Desa tersebut terlihat juga pihak Dinas PUPR kabupaten pesawaran, sedang melaksanakan peninjauan lokasi pembangunan lanjutan jembatan serta penentuan batas tanah yang akan di gunakan untuk pekerjaan pembangunan jembatan tahap ke-3 tersebut.

Sabar (58) salah seorang penduduk Desa PujoRahayu yang sedang melintas melewati jembatan darurat (jembatan gantung) di lokasi tersebut berharap agar pembangunan jembatan penghubung itu segera selesai.

“Kami sangat berharap sekali agar pembangunan jembatan ini cepat selesai, karena kami sangat kesulitan apabila musim panen tiba,dan hanya bisa mengunakan sepeda motor untuk mengangkut hasil panen kami,” pungkas Sabar

  • Bagikan