LAMPUNGONE.CO, BANDARLAMPUNG — Pemerintah Kota Bandar Lampung menambah penanganan Jalan Batu Suluh, Kecamatan Sukabumi, sepanjang 1 kilometer melalui APBD Perubahan 2026. Tambahan tersebut membuat total panjang jalan yang ditangani di ruas itu mencapai 2,31 kilometer.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandar Lampung, Dedi Sutiyoso, mengatakan penambahan pekerjaan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah kota meningkatkan kualitas infrastruktur dan kenyamanan masyarakat.
“Atas arahan Ibu Wali Kota Eva Dwiana, kita lakukan peningkatan jalan rigid dan revitalisasi trotoar. Untuk Jalan Batu Suluh sendiri akan kita tambah lagi perbaikannya sepanjang 1 kilometer dan masuk pada APBD Perubahan Kota Bandar Lampung,” ujar Dedi.
Saat ini, pekerjaan Jalan Batu Suluh telah berjalan sepanjang 1,31 kilometer dengan lebar 5 meter. Dengan tambahan 1 kilometer, total penanganan jalan tersebut menjadi 2,31 kilometer.
Selain Jalan Batu Suluh, Pemkot Bandar Lampung juga tengah mengerjakan peningkatan jalan dan revitalisasi trotoar di sejumlah wilayah. Secara keseluruhan, terdapat 12 ruas yang masuk dalam program pengerjaan saat ini.
Delapan ruas jalan menjalani peningkatan menggunakan konstruksi beton kaku atau rigid pavement. Sementara empat ruas lainnya masuk dalam program revitalisasi trotoar.
Delapan ruas peningkatan jalan tersebut meliputi Jalan Pangeran Sultan Ageng Tirtayasa sepanjang 4.990 meter di Kecamatan Sukabumi, Jalan Batu Suluh sepanjang 1.310 meter, Jalan Pulau Pisang sepanjang 5.850 meter di Kecamatan Sukarame, serta Jalan Ratu Dibalau sepanjang 9.910 meter di Kecamatan Tanjung Senang.
Pekerjaan lainnya mencakup Jalan Wala Utama Lanjutan sepanjang 4.990 meter dan Jalan Pulau Singkep sepanjang 1.035 meter di Kecamatan Sukabumi. Kemudian, Jalan R.A. Basyid sepanjang 3.970 meter di Kecamatan Tanjung Senang serta Jalan Letkol Endro Suratmin sepanjang 7.360 meter di Kecamatan Sukarame.
Sementara revitalisasi trotoar dilakukan di Jalan Ahmad Yani sepanjang 5.100 meter, Jalan Sultan Agung sepanjang 1.400 meter, Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan H. Juanda di Kecamatan Enggal serta Jalan Dr. Susilo di Kecamatan Tanjungkarang Barat sepanjang 1.500 meter, dan Jalan Pangeran Diponegoro sepanjang 1.068 meter.
Menurut Dedi, penggunaan konstruksi beton kaku diharapkan membuat jalan lebih tahan lama dalam menahan beban kendaraan berat maupun menghadapi genangan air.
Pemkot Bandar Lampung berharap peningkatan infrastruktur tersebut dapat memperlancar mobilitas warga, terutama di kawasan yang menjadi lokasi pengerjaan.
Tambahan anggaran untuk Jalan Batu Suluh melalui APBD Perubahan juga diharapkan memperbaiki akses masyarakat di Kecamatan Sukabumi dan sekitarnya sekaligus mendukung aktivitas perekonomian.
Dedi meminta masyarakat mendukung pelaksanaan pekerjaan agar proses pembangunan berjalan lancar.
“Mohon dukungan masyarakat selama proses pekerjaan, karena ini untuk kepentingan bersama,” pungkasnya.








