Pertahankan Terminal Metro, Fraksi Nasdem Walk Out

  • Bagikan

LAMPUNGONE.CO, METRO- Sekretaris Fraksi NasDem, Ir. Deswan, angkat bicara terkait walk out fraksinya dalam rapat pansus di DPRD Kota Metro.

Deswan mengungkapkan, Fraksi Nasdem keluar dari ruangan rapat pansus lantaran pihaknya tak ingin kembali berdebat soal terminal kota setempat.

“Fraksi Nasdem telah punya sikap, bahwa terminal kota itu harus tetap ada, seperti dalam penyerahan awal, yaitu seluas sekitar 7.500 meter persegi. Juga itu ada termuat dalam Perda RTRW No 1 Tahun 2012. Sebelum ada revisi perda dan tak ada proses bahwa itu sudah dialih fungsikan. Berarti sampai hari ini terminal itu masih harus ada seperti itu,” ungkapnya kepada lampungone.co melalui pesan singkat WhasApp, Sabtu (8/1/2022).

Menurut informasi diterima pihaknya, dalam rapat selanjutnya, para fraksi lain dapat menerima pendapat Fraksi Nasdem.

“Informasi yang kami dapat, dalam rapat selanjutnya ternyata peserta rapat, fraksi lain sebagian besar dapat menerima pendapat Fraksi Nasdem. Ini artinya selesai,” kata anggota pansus ini.

Esok hari sambung ia, Fraksi Nasdem kembali ikut rapat pansus membahas pasal lainnya tapi tak mengulas terminal kota.

“Kami ikuti rapat pansus lagi karena membahas pasal-pasal lainnya. Ini juga karena ada undangan resmi kepada ketua fraksi dan kepada saya. Jadi, kami bahas raperda itu, hampir setiap hari sampai Jumat kemarin. Rabu, Kamis dan Jumat ada undangan baru yang kami terima dari Ketua DPRD menghadiri Rapat Pansus itu. Itulah kenapa kami terus mengikuti rapat pansus itu sampai akhir. Selain memang kami merasa punya tanggung jawab menyelesaikan Raperda itu, untuk disahkan jadi Perda RTRW baru,” jelasnya.

Hingga saat ini, hasil akhir perda tersebut juga belum selesai. Sebab belum diparipurnakan.

“Walau sampai hari ini, hasil akhir perda itu juga belum selesai karena belum diparipurnakan. Jadi, kami keluar ruangan rapat karena tak mau bahas itu lagi. Bukan berarti kami tak menyetujui pasal-pasal lain yang akan dibahas dalam Raperda RTRW baru itu,” tegas Deswan.

  • Bagikan