LAMPUNGONE.CO, BANDARLAMPUNG- Polda Lampung mengadakan Eksopse Penangkapan Pelaku Curas Candipuro Lampung Selatan, yang bertempatan di Rumah Sakit Bhayangkara Jalan Pramuka Bandar Lampung. Selasa (25/05)
Dalam Ekspose tersebut Wadir Reskrimum Polda Lampung AKBP Ardian Indra Nurita, mengatakan bahwa Ekspose ini merupakan kesekian kalinya yang berkaitan dengan pengungkapan atau penangkapan pelaku Curas
“Menurut Laporan Kepolisian (LP) Untuk Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Lampung selatan ada 14 Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang rata-rata berada di Candipuro, yang dimana pelaku tersebut berinisial A, kemudian untuk di Lampung Timur itu ada 6 Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan baru saja ditambah lagi ada 6 jadi 12, selanjutnya untuk dibalam itu ada 2 Tempat Kejadian Perkara (TKP),” ujar Ardian Indra Nurita.
Lanjutnya, berdasarkan kronologis kejadian berinisial A itu Polisi mendatangi rumah A akan tetapi A ini tidak ada dirumah setelah itu terjadi penggeledahan dirumah A tersebut, ditemukanlah Senpi rakitan dan Alumunisi ada dua (2) akhirnya setelah dikembangkan lagi berhasil menangkap berinisial A dan pada waktu kejadian ditangkap ia sedang dengan dua temannya, kemudian diperiksa ditemukan kunci Letter T didalam saku si A, selain menemukan Kunci ditemukan juga Satu paket kecil Sabu.
“Jadi A ini tidak sendirian saat ditangkap ia sedang dengan dua temannya dan setelah di test Urin salah satu dari kawannya tersebut positif menggunakan obat-obatan terlarang nah untuk berinisial A sedang kita tes apabila nanti hasilnya sudah keluar akan kita sampaikan dan untuk pelaku Curas ini masih terus kita kembangkan dan juga memang ada beberapa pelaku yang harus di kejar tentunya dan saya tidak bisa sampaikan yang berkaitan dengan ini karena masih rahasia,” jelasnya
Dan untuk modus penangkapan tersebut memang merupakan kerjakeras anggota gabungan Polda kasubdit, Kapolres Lampung Timur, Kasat Reskrim Lampung Timur, Kasat Reskrim Lampung Selatan.
“Doakan saja semoga kita diberi kekuatan, diberi kesehatan sehingga bisa menuntaskan ini sampai dengan akar-akarnya, yang perlu saya sampai kepada rekan-rekan bahwa siapa yang bisa meniadakan kejahatan atau meniadakan suatu tindak pidana itu adalah orang-orang yang beriman sehingga orang yang beriman itu orang yang bisa menciptakan keamanan atau kenyamanan,” tandasnya.









