Polemik Masyarakat dengan PTPN 7 Memanas, Anggota DPRD Pesawaran Angkat Bicara

  • Bagikan

LAMPUNGONE.CO, PESAWARAN – Memanasnya ribuan masyarakat Pesawaran tersebut dipicu tidak terakomodirnya keinginan masyarakat agar PTPN 7 melakukan pengukuran ulang terhadap lahan HGU No.4 PTPN 7 Wayberulu, oleh sebab itu ribuan masyarakat akan melakukan blok kade (Menduduki,red) lahan PTPN 7 Wayberulu.

Supriyadi anggota DPRD kabupaten Pesawaran dari partai Hanura juga ikut menyoroti polemik sengketa lahan yang terjadi antara masyarakat kecamatan gedung tataan dengan PTPN 7 Wayberulu.

Supriyadi meminta kepada PTPN 7 Wayberulu duduk bersama dengan masyarakat, agar terciptanya penyelesaian konflik agraria yang berkaitan dengan Hak Guna Usaha (HGU) PT. Perkebunan Nusantara (Persero) PTPN 7 Wayberulu dengan masyarakat Pesawaran di percepat.

Legislator Partai Hanura Pesawaran ini, berangapan bahwa memanasnya masyarakat hingga akan menduduki lahan itu, menurutnya itu hal yang wajar atau sah-sah saja masyakat melakukan aksi tersebut.

“Masyarakat melakukan aksi itu hal wajar, karena polemik ini sudah bertahun-tahun belum ada kejelasan,” ujar Supriyadi ini dalam keterangan tertulisnya, Rabu ( 21/06).

Pria yang akrab disapa Mas Yat oleh rekan-rekan media ini menuturkan, mereka (masyarakat,red) menggugat ini karna ada dasarnya.

“Mereka pasti ada dasar untuk menggugat dan disertai dengan bukti-bukti dengan adanya jejak tempat tinggal, yaitu juga adanya pemakaman umum ditengah kebun karet. Artinya dahulu memang kebun tersebut tempat tinggal masyarakat,” paparnya.

Ia pun menegaskan, bilamana polemik sengketa lahan tersebut dan keinginan masyarakat tidak ditanggapi, maka pihak DPRD akan memanggil pihak PTPN 7 Wayberulu dan perwakilan masyarakat Pesawaran.

“Jika pihak PTPN 7 Wayberulu tidak mengabulkan permintaan maayarakat untuk mengukur ulang lahan HGU itu, kami sebagai wakil rakyat akan memfasilitasi untuk memanggil kedua belah pihak,” tandas legislator Partai Hanura dari Dapil 1 Kecamatan Gedong Tataan ini.

Dia juga berharap, agar masalah sengketa lahan yang semakin memanas agar secepatnya ada titik terang ,

“Saya sangat mengharapkan sengketa lahan yang sudah sekian lama terjadi antara masyarakat dan PTPN 7 wayberulu ada titik terang nya, oleh sebab itu saya berharap agar pihak PTPN memenuhi tuntutan masyarakat untuk segera mengukur ulang lahan yang di sengketa kan. Masyarakat hanya menuntut pengukuran . Apa berat nya ngukur ulang sih,” pungkas Supriyadi

  • Bagikan