LAMPUNGONE.CO, PRINGSEWU- Polres Pringsewu bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Pringsewu menggelar vaksinasi massal.
Vaksinasi di kampus STMIK Gadingrejo tersebut menyasar para mahasiswa, masyarkat sekitar kampus dan semua warga yang berkepentingan untuk mudik.
Tah hanya itu, sebagai bentuk apresiassi bagi peserta yang hadir, panitia memberikan hadiah berupa satu botol sirup dan kalender.
Kabag Ops Kompol Martono, SH, MH mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Rio Cahyowidi, S,Ik, M.Ik menuturkan, vaksinasi bersama civitas Akademika STMIK Pringsewu merupakan salah satu langkah dalam upaya mendukung percepatan penganan Covid-19 di Indonesia terutama menjelang hari raya Idul Fitri.
Dalam vaksinasi ini, panitia menargetkan sekitar 200 orang terdiri dari mahasiswa dan masyarakat sekitar. Sementara vaksin yang disediakan jenis Sinovac, Astrazeneca dan Pfizer dan menyediakan vaksinasi dosis satu hingga booster.
“Sasaran dari kegiatan ini antara lain, mahasiswa, masyarakat sekitar kampus dan semua warga yang berkepentingan untuk mudik,” ujar Martono di lokasi vaksinasi, Selasa (19/4/22) siang.
Diungkapkannya, kegiatan vaksinasi mendapat antusias tinggi dari mahasiswa dan masyarakat sekitar kampus, terlebih booster karena dibutuhkan sebagai syarat mudik lebaran.
Namun demikian ia menekankan, vaksinasi booster hanya bisa untuk yang masyarakat berusia 18 tahun keatas dan sudah berjarak 3 bulan dari penyuntikan dosis kedua.
“sebagai bentuk apresiasi, kepada peserta yang hadir mengikuti vaksinasi kami berikan hadiah satu botol sirup dan kalender,” ungkapnya
Martono menambahkan, selain memberikan hadiah, panitia vaksinasi juga memberikan peyanan antar jemput bagi masyarakat sekitar yang mengalami kesulitan transportasi.
“Pelayanan ini kami berikan agar masyarakat dapat dengan mudah menerima pelayanan vaksinasi dari pemerintah,” terangnya
Ia juga mengimbau warga yang akan melakukan perjalanan mudik mengikuti vaksinasi lengkap sebagaimana yang dianjurkan pemerintah. Selain melindungi diri, upaya ini juga untuk melindungi sanak keluarga di kampung halaman.
“Ini juga sebagai salah upaya mencegah terjadinya lonjakan Covid-19 setelah hari raya Idul Fitri,” tandasnya.









