LAMPUNGONE.CO, BANDARLAMPUNG- Semangat kemerdekaan terasa di berbagai satuan pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga taman kanak-kanak (TK) di Provinsi Lampung. Sebanyak 43.818 anak mengikuti Senam Anak Indonesia Hebat secara serentak di seluruh kabupaten/kota, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu tidak hanya menjadi ajang olahraga bagi anak-anak. Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk mengenalkan semangat kebangsaan serta membangun kebiasaan hidup sehat sejak usia dini.
Ketua IGTKI-PGRI Provinsi Lampung, Nisdaryati, mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya menanamkan rasa cinta tanah air kepada anak melalui aktivitas yang menyenangkan.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menanamkan rasa cinta tanah air dan semangat patriotisme kepada anak-anak sejak dini,” ujar Nisdaryati.
Menurutnya, aktivitas fisik menjadi bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak. Selain membuat tubuh lebih sehat, kegiatan bersama juga dapat melatih keberanian, kepercayaan diri, kedisiplinan, serta kemampuan anak bersosialisasi.
Senam Anak Indonesia Hebat dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten/kota di Lampung dengan melibatkan puluhan ribu peserta dari berbagai satuan PAUD dan TK.
“Jumlah peserta seluruhnya mencapai 43.818 anak dari PAUD sampai TK yang mengikuti kegiatan ini secara serentak,” katanya.
Selain mengajak anak aktif bergerak, kegiatan tersebut juga diisi kampanye Gerakan Makan Tanpa Drama yang digagas IGTKI-PGRI Lampung bersama Kalbe Consumer Health melalui Saka Tonic ABC.
Kampanye ini mengangkat salah satu persoalan yang cukup sering dihadapi orang tua, yakni ketika anak mengalami kesulitan makan.
Nisdaryati mengatakan pemenuhan kebutuhan nutrisi anak membutuhkan perhatian dari orang tua. Menurutnya, orang tua perlu memiliki cara yang tepat dan menyenangkan agar anak terbiasa mengonsumsi makanan bergizi.
“Yang menjadi tantangan adalah ketika anak sulit makan. Karena itu, diperlukan cara atau trik agar anak mau makan dengan sehat dan kebutuhan nutrisinya tetap terpenuhi,” ujarnya.
Head of Vitamin Category Kalbe Consumer Health, Revi Octaria, mengatakan Gerakan Makan Tanpa Drama merupakan bagian dari kampanye Saka Tonic ABC yang menyasar persoalan makan pada anak di masa pertumbuhan.
Menurut Revi, orang tua kerap menghadapi kondisi ketika anak sulit menerima makanan maupun asupan tambahan yang diberikan.
“Di usia pertumbuhan, memang ada orang tua yang mengalami anaknya sulit makan. Karena itu, kami ingin menghadirkan pendekatan yang lebih praktis dan menyenangkan,” kata Revi.
Ia menjelaskan Saka Tonic ABC Kurkuma Madu mengandung kurkuma atau temulawak, madu, serta vitamin A, B, dan C.
Produk tersebut tersedia dalam bentuk tablet hisap yang ditujukan sebagai salah satu alternatif bagi orang tua dalam memberikan vitamin kepada anak.
Revi mengatakan bentuk tablet hisap dipilih dengan mempertimbangkan kemudahan penggunaan dibandingkan sediaan cair.
“Kalau dalam bentuk sirup, terkadang bisa tumpah saat diberikan kepada anak. Karena itu, kami menyediakan bentuk tablet hisap yang lebih praktis,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan tersebut sekaligus menjadi upaya menggabungkan aktivitas fisik dengan perhatian terhadap kebutuhan nutrisi anak.
Melalui Senam Anak Indonesia Hebat, anak-anak diajak membangun kebiasaan aktif bergerak sekaligus mengenal nilai-nilai kebangsaan. Sementara melalui Gerakan Makan Tanpa Drama, orang tua didorong menciptakan suasana makan yang lebih positif agar kebutuhan nutrisi anak dapat terpenuhi dengan baik.
Dengan melibatkan puluhan ribu anak secara serentak, kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari pembentukan generasi Lampung yang sehat, aktif, percaya diri, dan memiliki semangat kebangsaan sejak usia dini.









