LAMPUNGONE.CO, BANDAR LAMPUNG- Yahya Cholil Staquf atau dikenal Gus Yahya terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), dalam Muktamar NU ke 34 di Lampung pada Jumat (24/12) pagi. Gus Yahya terpilih setelah meraup 337 suara.
Dalam Muktamar ke-34 ini, Gus Yahya mengungguli petahana dua periode Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siradj. Dalam hasil pemilihan, Said Aqil Siradj hanya mampu meraup 210 suara. Sementara satu suara dinyatakan tidak sah karena suatu hal.
Dari rapat pleno Muktamar NU ke-34 ini, turut mengumumkan sembilan ulama dari berbagai wilayah di Indonesia terpilih sebagai anggota Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa). Sembilan ulama tersebut yakni KH Dimyati Rois dengan 503 suara, KH. Ahmad Mustofa Bisri dengan 494 suara, da KH Ma’ruf Amin dengan 458 suara.
Kemudian KH Anwar Manshur dengan 408 suara, TGH Turmudzi Badaruddin 403 suara, KH Miftachul Akhyar 395 suara, KH Nurul Huda Jazuli 385 suara, KH Ali Akbar Marbun 309 suara 309, dan KH Zainal Abidin 272 suara. Pimpinan sidang Pleno III, Prof Muhammad Nuh menegaskan, hasil tabulasi usulan nama-nama Ahwa di atas oleh PCNU dan PWNU se-Indonesia berdasarkan urutan suara terbanyak.
Sembilan anggota Ahwa tersebut diusulkan oleh muktamirin, peserta Muktamar yang mewakili Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), dan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU).









